Kemenhaj Pati Mulai Terapkan WFH, Alihkan Pelayanan Publik Secara Online Setiap Jum’at

0
38
Kepala Kemenhaj Pati Umi Istianah memberikan keterangan kebijakan WFH bagi pegawainya

PATI, Suaranahdliyin.com – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Pati mulai melaksanakan kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah setiap hari Jumat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pegawainya.  Seiring dengan kebijakan tersebut, sistem pelayanan pun sepenuhnya dialihkan secara daring (online).

​Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Pati, Umi Istianah, menjelaskan bahwa kebijakan ini diterapkan menyusul terbitnya Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Nomor 3 Tahun 2026.

​”Sesuai dengan peraturan MenPAN-RB, khusus hari Jumat memang diberlakukan WFH untuk semua ASN. Jadi, untuk pelayanan kami alihkan ke sistem online,” ujar Umi, Jumat (10/4/2026).

​Umi memaparkan bahwa aturan tersebut sebenarnya mulai berlaku sejak 1 April 2026. Namun, karena Jumat pekan lalu (3/4/2026) bertepatan dengan tanggal merah atau hari libur nasional, maka kebijakan WFH ini baru efektif dilaksanakan mulai hari ini.

​”Kebijakan ini sebenarnya berlaku per 1 April 2026. Tapi berhubung Jumat kemarin libur, maka baru dimulai hari ini dan akan berlanjut pada Jumat-Jumat berikutnya sampai peraturan tersebut dicabut,” jelas dia.

​Meski bekerja dari rumah, Kantor Kemenag Pati memastikan pelayanan publik seperti pendaftaran haji maupun konsultasi tetap berjalan maksimal melalui kanal digital. Masyarakat Pati yang ingin mendaftar haji dapat mengakses aplikasi ’Satu Haji’.

​Sementara itu, bagi masyarakat yang membutuhkan konsultasi, Kemenag Pati telah menyediakan nomor call center di 082255476629.

​”Kami usahakan pelayanan tetap maksimal meskipun dilakukan secara daring. Pendaftaran haji sudah bisa lewat aplikasi, dan jika ada yang perlu dikonsultasikan, bisa langsung menghubungi nomor contact person yang tersedia,” tutur Umi.

​Umi juga menjamin bahwa kebijakan WFH setiap Jumat ini tidak akan mengganggu persiapan ibadah haji tahun 2026. Saat ini, tahapan persiapan sudah memasuki fase final dan hanya menyisakan beberapa agenda koordinasi sebelum jadwal pemberangkatan pada awal Mei mendatang.

​”Kebijakan ini tidak mengganggu persiapan haji. Agenda kami tinggal rapat-rapat koordinasi, dan itu tidak harus dilaksanakan di hari Jumat. Untuk jadwal pemberangkatan nanti akan menyesuaikan dengan kalender yang ada,” tandas dia.(angga/adb) 

Comments