Ketua Rijalul Ansor Boyolali Muhammad Alan Nuri Maulana memimpin pengajian rutinan Ansor Karanggede

BOYOLALI, Suaranahdliyin.com – Ketua Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor (RA) Boyolali Muhammad Alan Nuri Maulana memimpin sesi kajian dalam Pengajian Rutinan Ahad Pahing yang diselenggarakan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Karanggede Ahad (1/11/2026). Ia membuka dengan pertanyaan yang menyentuh hati para jamaah,

“Kira-kira jamaah yang hadir ini, kepengen dekat dengan Kanjeng Nabi Muhammad SAW tidak?”ujarnya.

Usai dijawab para jamaah, Muhammad Alan menjelaskan bila benar-benar ingin dekat dengan Rasulullah SAW maka jalan utamanya adalah memperbanyak membaca Shalawat.

“Karena Shalawat adalah jembatan kasih sayang yang menghubungkan kita dengan beliau.”jelasnya.

Dalam pengajian yang dibadiri jamaah dari berbagai elemen organisasi, meliputi Fatayat NU, IPNU, IPPNU, serta Pagar Nusa se-Kecamatan Karangged Muhammad Alan membahas kajian Kitab Safinatun. Ia mengupas tuntas materi fiqih yang sangat mendasar dan penting bagi setiap muslim.

Ia menjelaskan dengan rinci mengenai rukun mandi wajib, tata caranya, serta ketentuannya. Ia juga menekankan pentingnya memahami syarat sah ibadah, yakni.

“Syarat wudhu itu ada 10, dan kita wajib mengetahui serta memahami syarat-syarat fardhu wudhu tersebut. Karena wudhu adalah kunci shalat, dan kebenaran shalat kita bergantung pada sahnya wudhu kita.”

Sementat itu Ketua PAC GP Ansor Karanggede, Budi Widodo Al Mubarok merasa bangga atas kehadiran jamaah dari seluruh elemen badannotonom. NU.

“Kehadiran sahabat-sahabat dari Fatayat, IPNU, IPPNU, dan Pagar Nusa adalah bukti bahwa kita berdiri bersama, berjuang bersama, dan beribadah bersama.”ujarnya.

Budi Widodo mengatakan pertemuan rutinan tidak sebatas pertemuan biasa melainkan langkah nyata untuk memperkuat persaudaraan dan persatuan antarsesama anak. Bangsa terlebih keluarga besar Nahdlatul Ulama.

“Semoga kegiatan seperti ini senantiasa menjadi sumber kekuatan, ilmu, dan keberkahan bagi kita semua, serta membawa manfaat yang luas bagi masyarakat di sekitar kita. Mari kita jaga persatuan ini, karena kekuatan kita ada pada kebersamaan kita,”ajaknya.

Kegiatan pertemuan yang kali ini di masjid Masjid Jami Baitul Mukminin Dukuh Baturono, Desa Dologan, Kecamatan Karanggede berjalan dengan tertib, khidmat, dan penuh kehangatan. Harapannya, dapat memperkuat sinergi antar organisasi kemasyarakatan di Kecamatan Karanggede dalam membangun masyarakat yang religius, rukun, dan sejahtera.(bani/adb)

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here