Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah Minta Pendataan Lembaga, Guru dan Santri MDT

0
46
Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah H. Saiful Mujab sambutan acara tasyakuran FKDT Jateng

SEMARANG,Suaranahdliyin.com – Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Tengah H Saiful Mujab meminta Pengurus Forum Koordinasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) melakukan pendataan di lingkungan Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT).

Saiful Mujani menyampaikan hal itu saat memberikan sambutan pembinaan pada acara Tasyakuran Harlah ke 14 FKDT yang diselenggarakan oleh DPW FKDT Jawa Tengah di Aula Pendopo kantor DPW FKDT Jawa Tengah desa Nyatnyono Kec Ungaran Barat Kab Semarang, Kamis 23 April 2026.

Saiful Mujab menjelaskan pendataan meliputi kelembagaan, guru dan santri serta seluruh kepengurusan FKDT harus diupayakan dengan semaksimal mungkin. Data guru MDT termasuk sumber daya manusia dilingkungan MDT juga sangat penting.

“Jadi saya mohon betul bahwa di era sekarang ini menjadi kekuatan dalam segala  hal adalah data. Kalau kita mau mengusai peradaban maka harus  memiliki data. Apapun datanya, termasuk dalam bidang bisnis kita harus memiliki kekuatan data ekonomi. Data apa yang harus kita miliki ? Tentu data internal di lingkungan FKDT baik di Provinsi maulun Kab/ Kot. Mulai kepengurusannya, lembaganya, SDM gurunya dan santri santrinya,” kata H Saiful Mujab di hadapan pengurus FKDT Kab / Kota se Jawa Tengah.

Ia juga mengajak semua yang hadir  untuk membenahi data dengan baik. Hal tersebut karena data sangat penting untuk perencanaan dan menentukan kebijakan.
“Data tersebut pada saatnya nanti digunakan untuk mengetahui SDM guru di wilayah tertentu dengan spesifikasi lulusan tertentu.”ujar Saiful.

Menyinggung terbitnya Kepres tentang Dirjen Pesantren, lanjut dia, adanya peningkatan regulasi tersebut maka setara dengan Dirjen Pendis. Karenanya, FKDT harus banyak berbenah.

“Kita terkadang memiliki kelemahan dalam hal administrasi, sementara searah dengan penguatan regulasi tersebut maka data dan administrasi harus menjadi perhatian.”ungkapnya.

Tamu undangan dan pengurus FKDT Jawa Tengah

Terkait dengan MDT ( Madrasah Diniyah Takmiliyah ), Dr H Saiful Mujab mengharapkan ada kurikulum lokal yang bisa mengurangi kecanduan anak anak terhadap gadget. Oleh karena itu belajar yang menyenangkan itu sangat penting agar anak anak betah belajar di MDT.

“Kalau  Pesantren penyembuhan narkoba sudah ada, tetapi MDT atau Pesantren untuk menyembuhkan kecanduan gadget sampai  hari ini belum ada.”katanya.
“Kita mencari rumusan dan metode terbaru untuk mengatasi anak yang kecanduan gadget. Kita harus bangkit dan solid mewujudkan anak anak yang memiliki karakter dan  berakhlak Karimah,”sambung Alumni PGAN Pekalongan.

Hadir dalam kesempatan tersebut , KH Ubaidillah Shodaqoh selaku Rois Syuriah PWNU Jawa Tengah sekaligus memberikan mauidzah hasanah dan doa. Dalam mauidzahnya Yai Ubaid menandaskan bahwa MDT seperti Pesantren. Hal tersebut karena guru MDT mayoritas ada di lingkungan santri santri MDT. Sehingga guru MDT bisa mengawasi  mereka secara langsung.

Kabid PD Pontren Kanwil Kemenag Jawa Tengah Dr H Fathuronji turut hadir mendampingi Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Tengah bersama dengan Kepada Kantor Kemenag Kab Semarang, Ta’yinul Biri Bagus Nugroho. Bupati Semarang diwakili oleh Kabag Kesra Setda Kab Semarang. Sementara Wagub Jateng dalam sambutannya diwakili oleh Biro Kesra dan Taskin Setda Provinsi Jawa Tengah.

Dari jajaran DPW FKDT Jawa Tengah turut hadir dan memberikan sambutan Selamat Datang, Kyai Abdul Rohman. Sekretaris DPW FKDT Jawa Tengah yang menjabat Kepala Kantor Kemenag Kab Purbalingga, H.Zahid Hasani atau yang akbar disapa dengan Gus Zahid juga hadir turut mendampingi tamu undangan.(Sururi/adb)

Comments