Gus Bab Sebut Pentingnya Mengeluarkan Zakat dan Berinfak

0
304
Forum silaturahim IKSAB TBS Kudus, Sabtu (4/9/2021) malam ini.

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Para alumni madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyah (TBS) Kudus yang tergabung dalam Ikatan Siswa Abiturien (IKSAB) menyelenggarakan forum silaturahmi di sekretariat di Tanggulangin, Kecamatan Jati.

Forum silaturahmi yang dilangsungkan pada Sabtu (4/9/2021) malam ini, dihadiri langsung oleh KH M Ulil Albab Arwani (Ketua Yayasan TBS Kudus), H M Haidar Ulinnuha (Ketua Umum PP IKSAB TBS Kudus) dan para alumni dari berbagai kota.

KH M Ulil Albab Arwani pada kesempatan tersebut menyampaikan tentang pentingnya zakat dan berinfak. “Salat adalah ibadah yang ditujukan kepada Allah. Sedang zakat dan infak itu ditujukan kepada sesama,” terangnya.

Lantaran kepentingan zakat dan infak itu untuk sesama, maka Gus Bab -sapaan akrab KH M Ulil Albab Arwani- menilai luar biasa orang yang hidupnya pas-pasan tetapi tetap mementingkan untuk berinfak.

Disampaikan oleh Gus Bab, bahwa hidup itu harus diperuntukkan, bahkan diwajibkan bagi perjuangan Islam. “Wajahidu bi amwaalikum wa anfusikum. Berjuanglah kamu dengan hartamu dan jiwamu. Tujuannya adalah, untuk syiar Islam,” tuturnya.

Menurut Gus Bab, ada yang menarik, bahwa “amwal” disebut lebih dulu dari jiwa “anfusikum”. “Harta disebut pertama, karena memang perjuangan itu membutuhkan harta,” jelasnya.

Sementara itu, mengingat Yayasan TBS Kudus kini tengah membangun beberapa gedung dengan anggaran belasan miliar rupiah, maka Gus Bab meminta para alumni untuk bisa membantu menyumbang (mengumpulkan) dana untuk pembangunan madrasah.

“Kami mohon bantuan para alumni (dalam pembangunan madrasah ini, red). Yang tak kalah penting, kami mohon doa dari kalian semua,” tuturnya. (ros, mail/ adb, rid)

Comments