Gandeng UIN Cirebon, PCINU dan KMNU Jepang Beri Peluang Kuliah Jarak Jauh Bagi Diaspora

0
147

JEPANG, Suaranahdliyin.com – Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Jepang bakal memberi peluang kuliah jarak jauh bagi diaspora setempat. PCNU Jepang menggandeng Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ul (KMNU) Jepang.

Hal. Itu mengemuka dalam webinar bertajuk sosialisasi tentang kesempatan kuliah jarak jauh untuk tingkat sarjana dan pascasarjana, Jumat pekan lalu. Webinar diaelenggarakan Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PCINU Jepang bekerjasama Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ul (KMNU) Jepang.

Menurut Ketua PCINU Jepang Achmad Gazali, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon membuka program studi Perkuliahan Jarak Jauh perdana secara daring sepenuhnya pada tingkat sarjana, yaitu program Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA).

“Sementara itu, pada tingkat Pascasarjana, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon membuka program S2 Pendidikan Agama Islam (PAI).”ujarnya.

Dalam webinar itu, Ahmad Gazali, mengatakan informasi kesempatan perkuliahan jarak jauh (PJJ) sangat  dibutuhkan dan penting bagi generasi muda yang saat ini sedang berada di Jepang sehingga dapat membantu mempermudah melanjutkan studi.

“Informasi perkuliahan yang bisa dijangkau oleh setiap orang dimanapun berada sangat penting khususnya bagi generasi muda kita yang sedang bekerja di Jepang,”ujarnya.

Ia mengatakan rata-rata pekerja di Jepang lulusan SMA/MA sederajat, padahal secara finansial mereka mampu, hanya semangat yang mereka butuhkan agar bisa melanjutkan pendidikan.

‘Saya berharap adanya Webinar ini  dapat memberikan semangat bagi generasi kita untuk bisa melanjutkan studi,”papar Gazali.

Peserta webinar PCINU Jepang

Ketua Jurusan Perkuliahan Jarak Jauh, Mohamad Ali menuturkan bahwa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon telah bersiap untuk memberikan pengalaman terbaik kuliah daring bagi para diaspora Indonesia dengan biaya terjangkau, perkuliahan yang mudah, serta sistem pendidikan yang efektif.

“Kuliah S1 dapat ditempuh dengan biaya total sekitar 20 juta rupiah dengan rincian 2,25 juta per semester, yang sudah mencakup biaya ujian dan wisuda daring.”jelasnya

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon,lanjut Muhammad Ali, akan menyediakan Learning Management System yang mengintegrasikan aspek Pedagogik, Afektif, Kognitif, dan Psikomotor yang akan ditingkatkan kualitasnya berdasarkan evaluasi sebelumnya.

“Kami juga akan membuka jurusan-jurusan lain di masa depan, seperti Hukum Islam, Sejarah Peradaban Islam, dan Aqidah Filsafat, untuk memperluas cakrawala ilmu dan menampung minat para calon mahasiswa,”imbuhya.(Alnus Meinata/adb)

Comments