
KUDUS,Suaranahdliyin.com – Membanggakan, siswa MI NU Salafiyah Gondoharum, Jekulo, Kudus Muhammad David Prasetyo, berhasil meraih Juara III cabang Tolak Peluru Putra Kelompok Umur (KU) 12 dalam ajang MilkLife Athletics Challenge Seri 1 Tahun 2026 yang berlangsung di Super Soccer Arena (SSA) Kudus, Kamis (16/7/2026).
Pada kejuaraan yang diikuti oleh siswa-siswi SD dan MI se-Kabupaten Kudus tersebut, David mencatatkan lemparan terbaik sejauh 7,28 meter, sehingga berhasil mengamankan posisi ketiga di tengah persaingan para atlet muda terbaik dari berbagai sekolah dan madrasah.
Kepala MI NU Salafiyah menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini merupakan buah dari latihan yang disiplin, kerja keras, semangat pantang menyerah, serta dukungan penuh dari para guru, pelatih, orang tua, dan seluruh keluarga besar madrasah.
“Alhamdulillah, prestasi ini menjadi anugerah sekaligus penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan pembinaan peserta didik. Semoga menjadi motivasi bagi siswa lainnya agar terus berlatih, berani berkompetisi, dan mengharumkan nama madrasah,” ujarnya.
Prestasi yang diraih Muhammad David Prasetyo juga menjadi bukti bahwa tradisi prestasi atletik khususnya tolak peluru di MI NU Salafiyah terus terjaga. Tiga tahun lalu, tepatnya pada tahun 2023, salah satu siswa MI NU Salafiyah berhasil meraih medali emas pada Kejuaraan Provinsi (KEJURPROV) Cabang Atletik antar SD-SMP Tingkat Jawa Tengah melalui nomor tolak peluru putra. Keberhasilan tersebut kini diteruskan oleh generasi berikutnya melalui capaian David di tingkat Kabupaten Kudus.
Persiapan menuju kejuaraan dilakukan secara intensif selama libur akhir Tahun Ajaran 2025/2026. Tidak hanya mengikuti nomor tolak peluru, MI NU Salafiyah juga mengirimkan atlet pada beberapa nomor atletik lainnya sebagai bagian dari komitmen madrasah dalam mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh.
Prestasi ini diharapkan menjadi modal berharga bagi MI NU Salafiyah dalam menghadapi berbagai ajang olahraga pelajar, seperti PORSEMA dan PORSENI MI, sekaligus memperkuat komitmen madrasah untuk terus melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan berprestasi.
Sebgaimana diketahui, MilkLife Athletics Challenge merupakan ajang pembinaan olahraga atletik usia dini. Ajang ini memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan bakat, meningkatkan pengalaman bertanding, sekaligus menjaring bibit-bibit atlet berprestasi sejak usia sekolah dasar.(agusniam/adb)







































