
SEMARANG, Suaranahdliyin.com – Pusat Aswaja Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, menyelenggarakan workshop bertajuk “Teknik Content Writing Artikel Berbasis Aswaja untuk Media Daring bagi Pegiat Aswaja Muda Unwahas”.
Acara yang dilangsungkan pada Jumat (16/10/2026) tersebut, menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan literasi digital, keterampilan menulis artikel, serta penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) di tengah perkembangan media digital yang semakin pesat.
Didaulat sebagai narasumber pada kesempatan workshop itu, Rosikhan Anwar, salah satu jurnalis senior di Kota Semarang.
Ketua Pusat Aswaja Unwahas, Imam Khoirul Ulumuddin MPdI, mengutarakan, workshop in bertujuan untuk membekali para pegiat Aswaja muda, dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam menghasilkan tulisan yang informatif, menarik, berkualitas, serta berlandaskan nilai-nilai Aswaja.
“Penguatan literasi digital ini bagian penting dalam pengembangan dakwah Aswaja di era modern. Melalui kegiatan ini, para pegiat Aswaja muda diharapkan tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu berperan aktif sebagai produsen konten positif yang menyebarkan nilai-nilai Islam moderat, toleran, dan berimbang,” tuturnya.
Disampaikannya, bahwa di tengah derasnya arus informasi digital, kemampuan menyampaikan gagasan melalui tulisan menjadi salah satu kompetensi penting bagi generasi muda.
“Untuk itu, penguasaan teknik penulisan artikel untuk media daring diharapkan dapat mendukung penyebarluasan pemikiran Aswaja secara lebih luas, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan Masyarakat,” lanjutnya menambahkan.
Sedang ketua pelaksana kegiatan, Dr M Ikhsan MH, mengemukakan, workshop ini merupakan sarana pengembangan kapasitas intelektual dan keterampilan komunikasi para pegiat Aswaja muda Unwahas. Bagi para Aswaja muda Unwahas, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun budaya menulis yang produktif dan berkelanjutan di lingkungan kampus.
“Pada workshop ini, peserta diperkenalkan pada pentingnya keterampilan content writing dalam menghasilkan artikel yang sesuai dengan karakteristik media daring. Beberapa aspek yang menjadi fokus pembelajaran meliputi pengembangan ide tulisan, penyusunan struktur artikel, pemilihan judul yang menarik, penggunaan bahasa yang komunikatif, serta pentingnya akurasi dan kredibilitas informasi,” ujarnya.
Selain itu, dalam aspek teknis penulisan, diharapkan Aswaja muda Unwahas mengangkat nilai-nilai Aswaja di ruang digital. Yakni dengan mengedepankan prinsip tawassuth (moderat), tawazun (seimbang), tasamuh (toleran), dan i’tidal (adil dan tegak lurus) menjadi landasan dalam membangun narasi keislaman yang menyejukkan, inklusif, serta bertanggung jawab. (rls/ lum, ros, adb)



































