
PATI, Suaranahdliyin.com – Ratusan pendidik dari Lembaga Pendidikan Qur’an (LPQ) dan Lembaga Pendidikan Keagamaan (LPK) turun memeriahkan Car Free Day di Alun-alun Pati, Ahad (18/10/2026). Mereka hadir memenuhi undangan Kepala Kemenag Pati Ahmad Syaiku pada kegiatan dalam rangka memperingati Hari Santri 2026.
Pada kesempatan itu, Ahmad Syaiku bersama Kepala UPTD PPA, pengurus Badko LPQ, Ketia FKDT dan ketua FKPP Pati, perwakilan TPQ dan pesantren menandatangani fakta integritas berupa komitmen bersama dalam mewujudkan lembaga pendidikan keagamaan yang ramah, aman dan nyan dari kekerasan. Usai itu, mereka mengelilingi alun alun mengirab banner pakta integriras yang telah tertandatangani.
Salah seorang Pengurus Badko LPQ Kecamatan Tayu Hj. Muna Ashofa menyatakan komitmen penuh untuk mendukung terwujudnya Lembaga Pendidikan yang Ramah Anak dan Aman dari Segala Bentuk Kekerasan.
“Kami percaya bahwa Lembaga Pendidikan Al-Qur’an harus menjadi rumah kedua yang paling aman, nyaman, dan penuh kasih sayang bagi anak-anak untuk belajar dan tumbuh,” ujarnya.
Ia menolak segala bentuk kekerasan, perundungan, dan diskriminasi di lingkungan pendidikan. “Harapannya, masyarakat akan tenang dan percaya jika lembaga pendidikan aman dan nyaman dari kekerasan,”kata Hj. Muna.
Kegiatan yang dibuka Kakankemenag Pati ini berlangsung mulai pukul 06.00 WIB. Sebelum penandatangan pakta Integritas, dilakukan senam santri. (adb/ros)

































