5 Wisata Religi di Sekitar Lokasi Porseni NU 2023 Solo, Ada Makam Ulama Kudus

0
412
Makam Habib Anis Al-Habsy Solo (Doc. Republika)

SOLO, Suaranahdliyin.com – Kegiatan Porseni NU 2023 menyedot perhatian publik nahdliyin seluruh Indonesia. Selain semangat mendukung dan bertanding, momentum ini juga bisa dimanfaatkan untuk wisata religi atau ziarah ke makam tokoh setempat. Berikut 5 lokasi wisata religi yang bisa dikunjungi di Solo Raya.

1. Makam Habib Anis bin Alwi bin Ali Al-Habsy

Lokasinya terdapat di Kompleks Masjid Ar-Riyadh Pasar Kliwon, Kec. Pasar Kliwon, Kota Surakarta. Habib Anis Al-Habsy merupakan cucu dari pengarang kitab maulid Shimtudduror (Habib Ali bin Muhammad bin Husein Al-Habsy).

2. Makam KH. Ahmad Umar Abdul Mannan
Makam KH. Ahmad Umar Abdul Mannan (doc.laduni.id)

Lokasinya terletak di Kompleks Ponpes Al-Muayyad Mangkuyudan, Jl. Sidoasih Barat 1, Purwosari, Kec. Laweyan, Surakarta. KH. Ahmad Umar Abdul Mannan merupakan Kiai pengasuh Ponpes Al-Muayyad Mangkuyudan yang terkenal dengan sikap toleransinya terhadap kelompok minoritas dan etnis.

3. Makam KH. Abdullah Saad Ahmadi
Makam Ulama asal Kudus, KH. Abdullah Saad Ahmadi (doc. Tribun Banyumas)

Lokasinya terletak di Kompleks Ponpes Al-Inshof, Plesungan, Kec. Gondangrejo, Kab. Karanganyar, Jawa Tengah. KH. Abdullah Saad merupakan kiai asal Kabupaten Kudus yang akrab dengan para Habaib di Solo.

KH. Abdullah Saad ini juga terkenal sebagai salah seorang murid kesayangan Habib Muhammad Luthfi bin Yahya yang ditugasi dakwah untuk wilayah Solo Raya. Pada masa hidupnya ia banyak mendirikan majelis ta’lim dan wirid di Sragen, Boyolali, Grobogan, Wonogiri, Klaten.

Selain itu, ia juga aktif menuliskan kisah dan buah pikiran dakwahnya menjadi beberapa buku dan artikel di media massa.

4. Kompleks Makam Alawiyyin di Tipes
Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaff sedang berdoa di Makam ayahnya (Doc. Syekhermania Surakarta)

Lokasinya terletak di Jl. Veteran, Tipes, Kec. Serengan, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Di kompleks Makam Tipes ini terdapat banyak Makam habaib generasi awal yang tinggal di Solo. Diantaranya ialah Habib Abdulqadir bin Abdurrahman Assegaf dan Habib Syech bin Abu Bakar Assegaf.

Habib Abdulqadir bin Abdurrahman Assegaf merupakan ayahanda Habib Syech (pendiri Jam’iyyah Sholawat Ahbabul Musthofa). Sedangkan Habib Syekh bin Abu Bakar Assegaf merupakan cucu daripada Wali Qutb Al-Habib Abu Bakar bin Muhammad Assegaf, Gresik.

Keduanya pernah menjadi imam Masjid Assegaf di Solo yang merupakan tanah hadiah dari Sinuwun Pakubuwana X.

5. Makam Ki Gede Sala

Ki Gede Sala merupakan pendiri Kota Solo yang biasa dikenal sebagai Sinuwun Pakubuwana II. Ia lah yang memindahkan pusat pemerintahan Mataram Solo dari Kartasura ke Surakarta.

Ia juga dikenal sebagai raja sekaligus pendakwah Islam pertama di wilayah Surakarta. Dulunya wilayah Solo merupakan rawa dan hutan yang dipenuhi pohon Sala. Keberadaan Ki Gede Sala inilah yang membuka peluang bagi masuknya peradaban maju di Solo.

Lokasi makamnya terletak di Jl. Mloyokusuman, Kelurahan Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta.

Selain itu, masih banyak lokasi yang bisa dikunjungi oleh para kontingen dan penggembira Porseni NU 2023 di Solo. Seperti Makam KH. Dian Nafi’ di Kompleks Ponpes Al-Muayyad Windan, Makam Ki Ageng Pengging, Boyolali. Makam Ranggawarsita di Klaten dan masih banyak lagi. (rid, tsania, umi, syim/adb)

Comments