SMK Raudhatul Mujawwidin Tebo Jambi Siapkan Santri Magang ke Jepang

0
1024
Santri SMK Romu sedang mengembangkan ketrampilan menjadi fotografer dan videografer

TEBO, Suaranahdliyin.com – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Raudhatul Mujawwidin (Romu) desa Rimbo Mulyo Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo terus berupaya melahirkan santri-santri cakap dan mandiri di Provinsi Jambi. Tahun ini, SMK di bawah naungan Yayasan Raudhatul Mujawwidin ini menyiapkan santri didik magang ke Jepang.

“Alhamdulillah, pada program SMK Pusat Keunggulan tahun ini, terdapat skema persiapan magang luar negeri. Jadi selama tiga bulan ke depan, santri terpilih yang lolos seleksi akan dilatih bahasa dan budaya Jepang.”jelas Kepala SMK Karyati Inayah, kepada Suaranahdliyin.com, Sabtu (6/7/2024).

Karyati Inayah mengungkapkan SMK Raudhatul Mujawwidin saat ini  merupakan satu-satunya SMK berbasis pesantren di Provinsi Jambi yang mendapat program SMK Pusat Keunggulan (setara dengan Sekolah Penggerak). Program Persiapan Magang Luar Negeri ini adalah program Kemendikbudristek dalam mendorong  siswa SMK untuk siap bekerja dan berwirausaha. Selaras dengan slogan BMW (Bekerja, Melanjutkan,Wirausaha).

“Progam ini nantinya tidak hanya memberi kesempatan kepada para alumni SMK untuk mengasah kompetensinya di luar negeri, tetapi juga membuka lebar kesempatan mendapat kemandirian finansial untuk dijadikan modal berwirausaha ketika  pulang kembali ke Indonesia.”ujarnya.

Karyati menambahkan, setelah sosialisasi dan seleksi  yang telah dilaksanakan pada Ahad, 30 Juni 2024 lalu, terpilih 10 santri yang akan difasilitasi mengikuti pelatihan persiapan magang selama tiga bulan mulai 24 Juli sampai 24 Oktober 2024 di sekolah.

“Untuk pelatihan, Kami menggandeng salah satu Lembaga Pendidikan Ketrampilan (LPK) di Jambi. Mohon doa semuanya, semoga egiatan ini lancar dan membawa berkah untuk para santri.”pintanya.

Ketua Pelaksana Program Pusat Keunggulan (PK) 2024 SMK Romu, Nurrantinah mengharapkan adanya kegiatan-kegiatan positif dari program Pusat Keunggulan, santri bisa lebih mandiri, kreatif inovatif.

“Alhamdulillah, dengan adaya program PK ini, santri menjadi lebih mandiri kreatif,inovatif dan kerjasama dengan DUDIKA (Dunia Usaha,Dunia Industri, Dunia Kerja) juga semakin berkembang.”harapnya.(adb/ros)

Comments