NU Terapkan Sistem Manajemen Organisasi yang Baik Sejak Awal Berdiri

0
202
Workshop peningkatan kapasitas PCNU se-Jateng

SEMARANG, Suaranahdliyin.com – Kendati dinilai sebagai organisasi tradisionalis, namun Nahdlatul Ulama (NU) sejak awal kelahirannya sebenarnya telah menerapkan manajemen organisasi yang baik.

Sebagai penandanya, organisasi yang didirikan para alim ulama sejak 1926 ini, tetap eksis dan mampu memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Jika tidak menerapkan manajemen yang baik, tentu NU sudah tinggal kenangan sejarah semata. Faktanya, NU tetap diikuti oleh ummat dan memberikan solusi kreatif bagi setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat dan bangsa.

Ketua Tanfidziyah PWNU Jateng, HM Muzamil, mengutarakan hal itu dalam workshop peningkatan kapasitas PCNU se-Jateng di hotel Muria, Semarang, belum lama ini.

“Kami mengapresiasi pengurus dan warga NU di Jateng yang telah menjalankan risalah hasil keputusan musyawarah tertinggi organisasi, mulai dari mukaddimah Qanun asasi NU dan resolusi jihad oleh Rais Akbar Hadratus Syaikh KH Muhammad Hasyim Asy’ari, mabadi khairu ummah, khittah Nahdliyah, serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) NU,” tuturnya.

Ia berharap, risalah hasil keputusan musyawarah tertinggi organisasi tersebut dijalankan, dinasihatkan satu sama lain dengan kebenaran dan kesabaran, serta dijadikan sebagai standard dalam mengukur kinerja dalam berkhidmat.

Diikuti oleh pengurus PCNU se-Jateng, pada kesempatan ini gubernur Jateng, H. Ganjar Pranowo, ikut menyampaikan perspektifnya kepada peserta melalui jaringan online. (*/ ibd, ros, adb)

Comments