Kader IPNU-IPPNU Jangan Mudah Tinggalkan Salat

0
689
Selapanan iPNU-IPPNU Warungasem Batang

BATANG, Suaranahdliyin.com – Kader Ikatan Pelajar Nadhlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nadhlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Warungasem, Batang diingatkan supaya tidak mudah meninggalkan salat.

Pesan itu disampaikan tokoh agama desa Sidorejo Ustaz Saifudin saat mengisi pengajian kitab Safinatun Najah dalam acara selapanan IPNU-IPPNU Warungasem di Balai Desa Sidorejo pada Sabtu (22/6/2024).

Ustaz Saifudin mengatakan kendati merasa diri masih muda tidak boleh malas-malasan menjalankan kewajiban salat. Ibadah itu harus dipaksakan meskipun di awal terasa berat.

“Belajarlah untuk istiqamah karena mati pun tak memandang umur. Kata Imam Ghazali semua dari kebiasaan,”tegasnya.
Ustaz Saifudin memaparkan mengenai isi kitab Safinatun Najah. Mempelajari ulang tentang thoharoh dan salat itu penting apalagi untuk anak muda.

“Seluruh umat muslim wajib mempelajari ilmu fiqih yang mengatur kehidupan sehari-hari sesuai syariat Islam,”terangnya di depan semua kader IPNU IPPNU.

Pada kesempatan itu, ustaz Saifudin menjelaskan syarat sah salat dalam kitab Safinatun Najah ada 8, yaitu suci dari hadats besar dan kecil, suci pakaian dan tempat dari najis, menutup aurat, menghadap kiblat, masuk waktu salat, mengetahui rukun-rukun salat, tidak meyakini bahwa diantara rukun-rukun shalat sebagai sunnah, menjauhi semua yang membatalkan salat.

“Intinya harus bersuci, wudhu yang benar, membaca alfatihah sampai telinga sendiri mendengar jangan membaca alfatihah di dalam hati saja,”jelasnya.

Kitab Safinatun Najah karya Syekh Salim bin Abdullah bin Sa’ad bin Sumair Al-Hadhrami merupakan sebuah kitab yang berisikan dasar-dasar dalam ilmu fiqih yang ditulis menurut madzhab Syafi’i.

Selain mengaji kitab Safinah, acara selapanan ini dimeriahkan pula grup rebana se-kecamatan Warungasem. (Shella Trina/adb)

Comments