Pembentukan PARNU disebut Perkuat Kinerja Jamiyah dan Jemaah NU

0
62
Pembentukan 4 Pengurus Anak Ranting NU (PARNU) di masjid Al Manshur Dusun Beran, Lemahireng, Sabtu (13/6/2026).

BOYOLALI, Suaranahdliyin.com – Penguatan jamiyah (organisasi) Nahdlatul Ulama (NU) dari bawah terus diupayakan segenap pengurus dan warganya. Di antaranya dengan membentuk kepengurusan anak ranting NU untuk menjaga kegiatan sosial keagamaan yang berlandaskan ahlussunnah waljamaah (aswaja).

Kegiatan tersebut juga dilaksanakan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Lemahireng, Wonosegoro, Boyolali yang membentuk 4 Pengurus Anak Ranting NU (PARNU) di masjid Al Manshur Dusun Beran, Lemahireng, Sabtu (13/6/2026) lalu.

Rais Syuriyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Wonosegoro, KH Zarkasi, mengajak kepengurusan baru untuk meniatkan diri berkhidmah kepada  NU dan warga, yakni menghidupkan agama Allah lewat NU di tiap anak ranting.

“Kita niatkan dengan ikhlas dalam berkhidmah. Mohon rida Allah yang semoga kita diselamatkan di dunia dan akhirat,” tuturnya.

KH Zarkasi menambahkan, keaktifan di NU itu dalam rangka menambah ilmu, wawasan, dan belajar keorganisasian yang memperkuat diri dan silaturahmi antar kader.

“Alhamdulillah, secara umum kegiatan MWCNU Wonosegoro dengan rantingnya telah berjalan baik. Semoga nanti mengantarkan kita bersama dikumpulkan dengan orang-orang saleh, baik di dunia maupun di akhirat,” ungkapnya.

Kegiatan sosial keagamaan di kampung, lanjut KH Zarkasi, tinggal melanjutkan dan memperkuatnya, seperti pengajian rutinan lapanan, mingguan, setengah bulanan yang telah ada di ranting NU Lemahireng.

“Kegiatan yang ada biasanya berbasis masjid, musala, dan rumah warga untuk memperkuat nilai-nilai agama dan sosial kemasyarakatan,” ujarnya.

Ketua MWCNU Wonosegoro, Kiai Maryanto, menegaskan bahwa pembentukan PARNU berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) NU yang mesti kita wujudkan demi lebih efektifnya kinerja jamiyah dan jamaah NU.

“Kami bersama 11 pengurus ranting NU di MWCNU Wonosegoro menargetkan, akhir bulan ini, semua anak ranting terbentuk,” ungkapnya

Kepala Desa Lemahireng, Sopa, mengutarakan kebahagiaannya atas kiprah NU bersama warga yang menperkuat nilai-nilai sosial keagamaan.

“Banyaknya kegiatan sosial keagamaan di kampung, tentu akan memperkuat silaturahmi, kerukunan, dan kedamaian warga,” katanya. (sis/ ros, adb, gie)

Comments