MPLS SMA Futuhiyyah Hadirkan Anggota Koramil Mranggen

0
274
Anggota Koramil Mranggen menyampaikan materi wawasan kebangsaan di depan peserta MPLS SMA Futuhiyah Mranggen

DEMAK, Suaranahdliyin.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau yang disebut Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPD), merupakan sebuah kegiatan yang umum dilaksanakan di sekolah setiap awal tahun ajaran guna menyambut kedatangan para peserta didik baru.

Dalam menggelar MPLS, SMA Futuhiyyah Mranggen menghadirkan anggota Koramil Mranggen sebagai narasumber pada Senin (18/07/2022) lalu. Dua anggota Koramil yang dihadirkan yaitu Serma Wahyu Hidayat dan Serka As’ari, yang menyampaikan materi wawasan kebangsaan dan bela negara di depan 320 peserta didik baru.

Serma Wahyu Hidayat, menyampaikan, bahwa perkembangan teknologi, pergaulan dan lainnya yang terjadi di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini, cukup memprihatinkan, baik di sadari atau tidak. Hal itu telah menjadi sebuah ancaman serius bagi kelangsungan hidup dan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

“Oleh karenanya, kita disini untuk memberikan materi pembekalan wawasan kebangsaan, agar mereka, khususnya peserta didik baru, tetap mengamalkan nilai-nilai Pancasila yang merupakan ideologi bangsa kita, sehingga nantinya dapat mencegah masuknya ideologi lain yang dapat memengaruhi nilai-nilai Pancasila,” katanya.

Serka As’ari, berharap, materi yang disampaikan kepada  peserta didij baru, bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah (madrasah) maupun di tengah keluarga dan masyarakat.

“Pemberian materi wawasan kebangsaan yang saya sampaikan diharapkan dapat dapat dicerna, dipahami dan dilaksanakan dalam kehidupan siswa-siswi semuanya. Dan ingat tetap utamakan akhlak karimah,” pesannya.

Peserta MPLS menyimak paparan materi

Kepala sekolah, Subhan Sulistyo, mengatakan, dengan adanya materi wawasan kebangsaan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa bela negara serta rasa cinta tanah air kepada siswa. “Pada fase usia muda ini, sangat penting mengajarkan nilai-nilai kebangsaan pada anak didik,” paparnya.

Tujuan pemberian materi wawasan kebangsaan ini, agar peserta dapat menjadi generasi penerus bangsa yang andal. “Selain itu, juga agar dapat membanggakan orang tua, masyarakat, bangsa dan Negara,” tegasnya. (ruf/ ros, adb)

Comments