Kol (Inf) Amin Taufiq S.Sos
Mantan Ketua PAC IPNU Mranggen Jabat Aslog Kasdam IV/ Diponegoro

0
751
Kol (Inf) Amin Taufiq S.Sos

SEMARANG, Suaranahdliyin.com – Adagium “Siapa bersungguh – sungguh pasti akan menuai” bukanlah isapan jempol belaka. Sebab, pada dasarnya, setiap orang itu memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya dan sukses. Niat dan kesungguhan lah yang menentukan.

Hal itu ditunjukkan, salah satunya, oleh kesuksesan Kol (Inf) Amin Taufiq S.Sos yang sukses meniti karier di jalur militer. mantan ketua Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PAC IPNU) Kecamatan Mranggen, Demak, Jawa Tengah periode 1989-1990 itu, kini mendapat amanah sebagai Asisten Logistik (Aslog) Kasdam IV/ Diponegoro.

Perwira TNI kelahiran Demak 1971 yang menyelesaikan pendidikan dasar hingga lanjutan atas di Pondok Pesantren Futuhiyyah, Mranggen itu dilantik ditandai dengan serah terima jabatan (Sertijab) yang dilangsungkan di Makodam IV/ Diponegoro, Rabu (1/7/2020) kemarin.

“Kali ini saya diberi amanah sebagai Aslog Kasdam IV/ Diponegoro. Prinsipnya, di mana saja dan tugas apa saja dari negara dan rakyat Indonesia, selalu siap kami jalankan,” katanya usai Sertijab yang dipimpin Pangdam IV/ Diponegoro Mayjend TNI Bakti Agus Fadjari SIP, MSi melalui siaran pers yang diterima Suaranahdliyin.com.

Dikatakannya, sebelum bertugas di Kodam IV/ Diponegoro, sejumlah penugasan sebagai TNI telah dilalui. Sebagai Danton Yonif 642/KPS adalah tugas pertamanya setelah lulus dari Akademi Militer (Akmil) Magelang pada 1994.

Tugas lain yang pernah diembannnya, yaitu menjadi komandan Kodim 1011/ KLK di Kabupaten Kapuas Kalteng ( 2012), Waaslog Kasdam XII/Tanjungpura(2015), Kabid Walumi (Kepala Bidang Kemahasiswaan dan alumni Poltekad Kodiklatad di Malang, Jawa Timur (2018) dan kini sebagai Aslog Kasdam IV/ Diponegoro.

Sebelum masuk sebagai taruna TNI di bukit Tidar Magelang, putra pasangan KH Nasucha Machalie (sekretaris PWNU Jateng 1990) – Siti Haniah ini menyelesaikan pendidikan di Madrasah Diniyah, MI, SMP dan SMA Futuhiyyah Mranggen. Semasa sekolah, ia sangat aktif di berbagai kegiatan, intra maupun ekstra sekolah.

Pramuka dan IPNU menjadi pilihan utama hingga mengantarkannya menjadi ketua PAC IPNU Kecamatan Mranggen (1989-1990). Saat itu, ia tercatat sebagai ketua IPNU termuda di kabupaten Demak. Sebab, rata – rata waktu itu ketua PAC IPNU di Demak sudah mahasiswa, sementara dia masih duduk di bangku SMA

“Dua lembaga ini sebagai kawah candradimuka bagi saya untuk menjadi orang yang tidak mudah putus asa dan menyerah saat menghadapi kesulitan. Amanah menjadi ketua IPNU tidak bisa saya selesaikan sampai akhir, karena harus melanjutkan studi di Akmil,” ujarnya mengisahkan.

Kol (Inf) Amin Taufiq S.Sos bersama keluarga

Abdul Wahab Zaenuri (dosen UIN Walisongo), kakak kelas Amin saat belajar di SMP Futuhiyyah, mengatakan, tanda-tanda bakat dan watak diri sebagai orang pergerakan dan aktivis memang sudah nampak pada diri Amin sejak duduk di bangku SMP.

“Saat di dalam kelas maupun kegiatan apa saja di luar sekolah, ia nyaris selalu menjadi pimpinannya, karena dipilih kawan-kawannya. Dia orang lapangan. Tepat kalau kemudian berkarier di TNI,” katanya. (rls, sh/ ibd, ros, rid, adb)

Comments