
KUDUS,Suaranahdliyin.com – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama – Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Kecamatan Gebog resmi memiliki nahkoda baru. Dalam Konferensi XIX di SD N 05 Jurang, Ahad (26/4/2026) menetapkan M. Nawal Kamali sebagai Ketua PAC IPNU dan Rahayu Sulistyawati menjadi Ketua PAC IPPNU masa khidmah 2026-2028
Dalam proses pemilihan secara terpisah berlangsung secara demokratis dengan menggunakan sistem voting melibatkan seluruh perwakilan ranting dan komisariat yang hadir. Pada tahap pencalonan, muncul banyak kandidat, namun yang bisa masuk tahap berikutnya hanya dua calon.
Dengan pimpinan sidang dari PC IPNU Kudus, M. Nawal meraih 12 suara mengungguli Nasrul yanga hanya mendapat 3 suara, sementara Rahayu memperoleh 14 suara dibanding Bintang Nur Aisyah dengan 2 suara.
Ketua terpilih Rahayu, dalam sambutannya menyampaikan bahwa amanah yang diemban merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.
“Sebagai ketua yang baru terpilih, saya menyadari bahwa ini adalah sebuah kepercayaan serta tanggung jawab yang cukup besar.”ujarnya.
Ia menegaskan amanah baru yang diterima ini tidak ringan. Namun, dirinya yakin dengan kebersamaan dan dukungan dari seluruh anggota dapat menjadikan organisasi yang lebih aktif, solid, dan memberikan manfaat bagi anggota serta masyarakat.
“Mohon doa dan dukungan dari semua pihak agar saya dan rekan Nawal mampu menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,”harap Rahayu.

Sementara itu, Ketua IPNU demisioner M. Khasanul Muna dan Ketua IPPNU demisioner Maulida Azka Nabila secara resmi menyerahkan estafet kepemimpinan. Dalam sambutan terakhirnya sebagai ketua PAC IPNU Kecamatan Gebog, Muna atas nama seluruh pengurus lama menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan memberikan dukungan di dalam kepengurusan, serta permohonan maaf atas segala kekurangan dan kesalahan kami kepada seluruh pihak.
Lebih lanjut, Muna juga menegaskan pentingnya peran IPNU-IPPNU sebagai organisasi kader yang selanjutnya disebut sebagai bidang garapan utama. Artinya bahwa IPNU-IPPNU mengemban amanat untuk melakukan kaderisasi secara gradual dalam menanamkan militansi Ahlussunnah Wal Jama’ah dan mempertegas perjuangan ulama.
“Tetap solid, tetap jaga komunikasi, dan jangan pernah sungkan untuk berkomunikasi dengan alumni,” tambahnya.
Dengan dimulainya kepemimpinan baru ini, PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Gebog diharapkan mampu melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi demi kemajuan organisasi di masa mendatang. (Nur Auliya Uzlifatul Jannah/adb)









































