KH Duri Ashari: Jadilah Muslimat NU yang Kaffah

0
651
KH Duri Ashari menyampaikan tausiyah

BOYOLALI, Suaranahdliyin.com – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Karanggede, Boyolali, beserta Banom NU mengadakan pengajian selapanan di Balai Desa Dologan, Jumat (19/8/2022) kemarin.

KH Duri Ashari dari Semarang didaulat memberikan taushiyah dalam pengajian yang dihadiri Kepala Desa Dologan, tokoh masyarakat, seluruh Banom NU se-Kecamatan Karanggede, serta segenap warga (Nahdliyin) sekitar.

Pada kesempatan itu KH Duri Ashari mengajak untuk terus meneladani Nabi Muhammad sebagai uswatun hasanah. “Dalam diri Nabi itu terdapat sifat-sifat luhur atau sifat baik yang harus kita contoh atau teladani. Di antaranya dapat dipercaya, jujur, pengasih, dan penyayang,” tuturnya.

KH Duri Ashari juga mengingatkan pentingnya istikamah mengikuti NU. “Karena NU dibentuk oleh para ulama sebagai penerus para Nabi. NU merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia, yang menjadi salah satu pilar tegaknya Islam di Nusantara. NU berperan dalam menjaga keharmonisan Islam dan nasionalisme dengan mengusung jargon hubbul Wwathan minal iman,” jelasnya.

Dia berharap agar betul-betul menjadi muslimat NU yang sepenuhnya dan tidak setengah hati. “Jadilah Muslimat NU yang kaffah. Menjadi Muslimat NU harus sehati dan satu arah dalam mencapai tujuan organisasi yang lurus,” ujarnya

Selain itu Kiai Duri Ashari juga meminta agar jemaah memakmurkan masjid sebagai tempat yang paling baik di muka bumi. “Masjid adalah rumah Allah. Tempat yang mulia dan utama untuk kegiatan ibadah umat Islam seperti salat, berzikir, dan bershalawat,” ungkapnya.

Kepala Desa Dologan, Sugeng Riyanto, mengutarakan, dengan adanya pengajian seperti ini semoga Dologan selalu dilimpahkan rahmat Allah. “Desanya aman, damai, dan dilindungi dari segala marabahaya,” harapnya.

Kader Muslimat antusias menghadiri pengajian

Ketua PAC Muslimat Karanggede, Nyai Muntopiah, mengungkapkan, ini pengajian putaran ketiga setelah pandemi. “Untuk itu mari kita terus meningkatkan ibadah kita kepada Allah dan selalu menjaga tali silaturahmi,” katanya.

Nyai Muntopiah juga mengemukakan, bahwa selain pengajian, pihaknya juga memberikan santunan anak yatim di setiap Ranting Muslimat se-Kecamatan Karanggede. (bani/ sis, adb)

Comments