Harlah ke-2 MWCI NU Fukuoka:Jepang
Ketua LD PBNU Jelaskan Pentingnya Jaga Keseimbangan Urusan Dunia dan Akhirat

0
334
Ketua LD PBNU KH. Abdullah Syamsul Arifin menyampaikan maudihah hasanah secara daring di harlah kedua MWCI NU Fukuoka Jepang

JEPANG, Suaranahdliyin.com – Majelis Wakil Cabang Istimewa (MWCI) Nahdhatul Ulama (NU) Fukuoka Jepang menyelenggarakan peringatan hari lahir (harlah) atau Milad Kedua di Kasuga-shi, Fureaibunka Center, Ahad (7/1/2023). Acara yang dihadiri sekitar 200 peserta daring maupun luring itu menghadirkan penceramah ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar  Nahadlatul Ulama (LDPBNU) DR. KH. Abdullah Syamsul Arifin.

Dalam ceramahnya, KH. Abdullah Syamsul Arifin menjelaskan tentang pentingnya menjaga urusan kegiatan di dunia dan akhirat.

“Prinsip Ahlussunnah wal Jama’ah yaitu menyeimbangkan antara urusan dunia dan akhirat atau antara hubungan manusia dengan Allah dan manusia dengan manusia,” sahutnya.

KH. Abdullah juga berpesan, meski hidup di Jepang yang penduduknya minoritas beragama Islam, para jamaah tetap harus  menjaga keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat. Meskipun di Jepang tandas dia, harus memprioritaskan etos kerja dan semangat, tapi jangan pernah cacat soal agama.

“Sesibuk apapun urusan dan aktivitas kita,sempatkan untuk bergabung mengikuti pengajian seperti bersholawat bersama seperti ini, agar dapat memperkuat agama. “tegas KH. Abdullah.

“Lakukanlah urusan duniamu, tapi jangan abaikan urusan akhiratmu, dan lakukanlah urusan akhiratmu, tapi jangan abaikan urusan duniamu,”lanjutnya.

Harlah MWCINU Fukuoka ditandai pemotongan tumpeng

Usai ceramah, acara dilanjutkan dengan potong tumpeng sebagai simbolis acara milad kedua bersama seluruh pengurus MWCI NU Fukuoka. Sekretaris Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Jepang Ustadz Indra Ferdiansyah turut diundang dan hadir.

Ia  mengucapkan selamat atas peringatan harlah yang kedua kepada MWCI NU Fukuoka. Ia mendoakan eksistensi MWCINU bisa menjadi penyejuk muslimin dan muslimat dalam mengadakan segala kegiatan keagamaan.

“Mari kita semuanya selalu untuk senantiasa bershalawat kepada nabi dan melakukan toleransi antar umat beragama, terlebih karena umat Islam di Jepang menjadi kaum minoritas.”ajak Ustadz Indra.

“Semoga dengan membaca shalawat akan mendapatkan kesehatan, kemudahan dalam segala urusan baik di dunia dan akhirat.”harapnya.

Ketua Panitia Gus Arya menuturkan bahwa selain dua penceramah diatas, penampilan kesenian pencak silat dari Persatuan Setia Hati Terate Fukuoka juga turut memeriahkan acara. Setelah itu panitia juga memberikan informasi agar peserta yang hadir ikut mensukseskan pemilu 2024 yang akan digelar Februari mendatang.

Sebelum acara diakhiri, grup Majelis Hadroh Al-Furqon mengajak peserta yang hadir untuk melantunkan Sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.(zayyin/adb)

Comments