Kajian Tafsir di Menara Kudus Ditutup dengan Shalawat dan Musafahah

0
1515
  • Mulai Besok Libur  
KH. Sya’roni Ahmadi dituntun dengan menggunakan kursi roda.

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Pengajian tafsir Alquran di Masjid al-Aqsha Menara Kudus, mulai Sabtu (25/05/19) besok, libur. Pengumuman tersebut disampaikan langsung Mustasyar PBNU KH. M. Sya’roni Ahmadi, pengampu kajian tafsir di masjid peninggalan Kanjeng Sunan Kudus itu.

“Besok, pengajian tafsir mulai diliburkan. Dan akan dilanjutkan, Insya Allah nanti setelah lebaran, nanti diumumkan,” kata KH. M. Sya’roni Ahmadi, Jumat (24/05/19).

Dengan begitu, pengajian pada Jumat (24/05/19) pagi tadi menjadi penutup majelis ta’lim tafsir Alquran pada Ramadan 1440 H. Ulama ahli alquran asal Kudus yang juga santri KH. M. Arwani Amin ini, mengajak jamaah untuk membaca tahlil dan mendoakan arwah yang telah mendahului menghadap Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Suaranahdliyin.com mencatat, pada ngaji terakhir Ramadan ini, Mbah Sya’roni –demikian kiai biasa disapa- menjelaskan tafsir QS. Al-Maidah ayat 110 – 115. Di dalamnya berisi pelajaran dari umat Nabi Isa AS yang selalu menuntut mukjizat dengan dalih untuk meyakinkan iman mereka.

“Ketika sudah dituruti, mereka (kaum Nabi Isa-red) malah khianat, akhirnya dikutuk menjadi babi dan kera,” tutur KH. Sya’roni menjelaskan akhir ayat ke 115 Surat Al-Maidah.

KH. Sya’roni juga menjelaskan sedikit tentang Lailatul Qadr. Menurutnya, malam yang lebih baik dari seribu bulan itu memang ada dikhususkan oleh Allah untuk umat Nabi Muhammad. Ia meminta para jamaah tidak memercayai cerita (penjelasan) yang menyesatkan terkait Lailatul Qadr.

“Semoga kita semua bisa mendapat Lailatul Qadr,” doanya diamini ribuan jamaah yang hadir. Pengajian pun ditutup dengan musafahah diiringi dengan membaca salawat secara bersama-sama. (rid/ adb, ros)

Comments