
SEMARANG, Suaranahdliyin.com – Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) didorong mengambil peran strategis sebagai konselor keluarga sakinah untuk memperkuat ketahanan keluarga di tengah kompleksitas persoalan rumah tangga. Penguatan keluarga dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia Emas.
Demikian yang disampaikan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI, KH. Abu Rokhmad saat membuka Pelatihan Konselor Keluarga Sakinah yang digelar Fatayat NU Jawa Tengah bekerja sama dengan Kementerian Agama RI di Hotel Grasia Semarang, Ahad – Senin (13-14/9/2026).
“Untuk mewujudkan Indonesia Emas, kita dapat memulainya dari lingkup terkecil, yaitu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” ujar Abu Rokhmad dalam sambutannya.
Menurutnya, ketahanan keluarga merupakan hal yang utama karena keluarga menjadi fondasi bagi terbentuknya lingkungan dan masyarakat yang baik. Jika keluarga baik, kata dia, lingkungan akan menjadi baik sehingga pada akhirnya dapat melahirkan masyarakat dan negara yang baik pula.
Abu Rokhmad menyoroti sejumlah persoalan yang masih menjadi tantangan dalam kehidupan keluarga saat ini. Di antaranya pernikahan dini, perceraian, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga gamophobia atau ketakutan untuk menikah.
“Karena itu, seluruh pemangku kepentingan harus solid dan membangun support system yang kuat agar kehidupan pernikahan dapat berlangsung langgeng,” tegasnya.
Dalam konteks tersebut, Abu Rokhmad menilai Fatayat NU memiliki posisi strategis untuk ikut memperkuat ketahanan keluarga. Salah satunya dengan mengambil peran sebagai konselor keluarga sakinah.
Melalui peran tersebut, Fatayat diharapkan dapat memberikan edukasi, pendampingan, dan penguatan kepada calon pengantin maupun pasangan suami istri agar mampu membangun keluarga yang harmonis dan berketahanan.
Pelatihan konselor diikuti 90 peserta, terdiri atas 74 perwakilan Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU se-Jawa Tengah dan 16 pengurus PW Fatayat NU Jawa Tengah.(Yuliana/adb)



































