Diluncurkan, Manaqib Mbah Muslih Mranggen

0
209
Haul Mbah Muslih Mranggen, salah satunya ditandai dengan peluncuran buku

DEMAK, Suaranahdliyin.com – Dalam haul ke-80 KH. Abdurrahman Qasidil Haq, Mranggen, Demak, Rois Syuriah PWNU Jateng, KH Ubaidillah Shodaqoh, dan Ketua Tanfidziyah PWNU Jateng, HM Muzamil, beserta beberapa kiai menghadiri acara peluncuran buku “Kyai Muslih Mranggen Sang Penggerak dan Panutan Sejati”.

Turut hadir pada haul yang digelar di Pondok Futuhiyah, Mranggen, antara lain Mustasyar PWNU Jateng KH Muhammad Asyiq, KH Dr Achmad Darodji, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Fattah Demak KH Dr Arif Cholil, dan Rois Syuriah PCNU Demak KH Zaenal Ma’shum.

Pengasuh Pondok Futuhiyah Mranggen, KH Muhammad Hanif Muslih, mengatakan, biasanya haul diselenggarakan terbuka untuk umum yang dihadiri para santri, alumni, jama’ah thariqah serta masyarakat, namun kali ini diselenggarakan secara terbatas. Semoga situasinya semakin membaik sehingga dapat kembali normal seperti sediakala.

“Kami berharap, buku yang diterbitkan ini bisa bermanfaat, memberi inovasi dan motivasi bagi kami, keluarga besar kami, baik Bani KH Muslih Abdurrahman maupun keluarga besar Bani KH Abdurrahman bin Qashidil Haqq, bagi alumni dan para pembaca,” terang KH Hanif.

Dalam buku yang sifatnya bunga rampai tersebut terdapat Kata sambutan dari Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi SE MM, Kapolda Jawa Tengah Irjen Polisi Drs Ahmad Luthfi SH, S.St. MM, Menteri Agama RI H Fachrul Razi, pengantar dari Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin, dan sambutan Rais Aam Syuriyah PBNU KH Miftachul Ahyar Abdul Ghoni.

Buku yang terbagi dalam tujuh bab ini, berisi manaqib Mbah KH Muslih Mranggen sejak kelahiran, masa pendidikan dan pengalaman, gagasan dan pemikiran, aktivitas politik dan organisasi, bentengi NKRI Pasukan Hizbullah, hizb dan wirid, kitab-kitab karya Kyai Muslih, testimoni zuriyah keluarga dan testimoni alumni pondok pesantren Futuhiyah, santri dan masyarakat.

“Buku ini sangat penting untuk dibaca, karena merupakan teladan luar biasa dari seorang Mursyid Thariqah pendiri Jam’iyyah Ahli Thoriqoh Al-Muktabaroh An Nahdhiyah (Jatman),” kata HM Muzamil dala.m tulisannya yang terangkum di buku ini. (*/ ibd, ros, rid)

Comments