
KUDUS, Suaranahdliyin.com – Pimpinan Ranting (PR) IPNU-IPPNU Pasuruhan Kidul Jati Kudus bersama Majelis Darul Mubarok menggelar selapanan rutin sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, pekan lalu. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Kelembagaan Desa Pasuruhan Kidul, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.
Kegiatan selapanan dan peringatan Maulid Nabi ini diikuti oleh jajaran pengurus dan anggota PR IPNU-IPPNU Pasuruhan Kidul, Majelis Darul Mubarok, dan pelajar setempat. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekhidmatan sebagai momentum untuk memperkuat silaturahmi sekaligus meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.
Ketua PR IPNU Pasuruhan Kidul, Muhammad Aldo Pratama Saputra, menyampaikan bahwa selapanan rutin menjadi salah satu ruang untuk menjaga keberlanjutan kegiatan keagamaan sekaligus mempererat hubungan antara pelajar dan pengurus.
“Selapanan ini bukan hanya kegiatan rutin, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi dan kebersamaan. Momentum Maulid Nabi juga menjadi pengingat bagi kami sebagai pelajar untuk terus belajar meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, kegiatan bersama Majelis Darul Mubarok menjadi bagian dari upaya PR IPNU-IPPNU Pasuruhan Kidul dalam membangun sinergi dengan lingkungan masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat peran pelajar dalam kegiatan keagamaan sekaligus menciptakan ruang interaksi yang positif antara generasi muda.
Selain menjadi agenda keagamaan, selapanan rutin juga menjadi wadah bagi kader IPNU-IPPNU Pasuruhan Kidul untuk terlibat secara langsung dalam proses persiapan dan pelaksanaan kegiatan. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran anggota dalam membangun tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Melalui pelaksanaan selapanan rutin dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, PR IPNU-IPPNU Pasuruhan Kidul dan Majelis Darul Mubarok berharap kegiatan keagamaan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan serta menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan membentuk generasi pelajar yang berakhlak.
“Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus istiqamah dan menjadi ruang bagi pelajar serta masyarakat untuk bersama-sama belajar, bersilaturahmi, dan memperkuat nilai-nilai keislaman,” pungkasnya.(map/adb)





































