Ada Mahasiswa UI dan UIN Walisongo Ikuti Rukyatul Hilal di Obyaqum
PBNU Ikhbarkan Awal Syawal 1443 H pada 2 Mei 2022

0
527
Dr KH Ahmad Faiz melakukan pengamatan hilal di Obyaqum

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengikhbarkan, bahwa awal Syawal 1443 H jatuh pada Senin Pon, 2 Mei 2022 M.

Ikhbar dikeluarkan setelah pihak Lembaga Falakiyah (LF) PBNU berikut LF di berbagai wilayah di Indonesia melakukan rukyatul hilal bil fi’li, Ahad (1/5/2022).

Di Kabupaten Kudus, Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) bersama tim Observatorium Yanbu’ul Qur’an Menawan (Obyaqum) dan Ma’had Aly Tasywiquth Thullab Salafiyah (TBS) Kudus juga menggelar rukyatul hilal.

Hadir pada kesempatan ini, antara lain Dr KH Ahmad Faiz (pengasuh Pondok Tahfidh Yanbu’ul Qur’an Menawan sekaligus Mudir Ma’had Aly TBS Kudus), Kiai Azhar Lathief (ketua LFNU Kudus) didampingi sekretarisnya, Kiai Noor Aflah. Juga Kiai Noor Sidqon (direktur Obyaqum),

Hadir pula beberapa praktisi Ilmu Falak dari Semarang, Jepara dan Kudus. Termasuk pula benerapa santri Ma’had Aly TBS Kudus, ada satu mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dan juga dari UIN Walisongo yang tertarik bergabung dalam rukyatul hilal ini.

Kiai Azhar Lathief, usai rukyat, mengatakan, bahwa meski di Kudus belum berhasil melihat hilal, namun di beberapa kota sudah ada yang berhasil melihat hilal.

“Di antaranya ada dari Condrodipo (Gresik), Kupang dan Lamongan,” ujarnya sembari berpesan untuk menunggu sidang isbath (pengumuman) oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI.

KH Ahmad Faiz bersama ketua LFNU Kudus dan perwakilan tim rukyatul hilal foto bersama sebelum melakukan pengamatan

KH Ahmad Faiz, mengutarakan, proses rukyatul hilal hendaknya diniati ibadah. “Berhasil melihat (hilal) atau tidak, semoga dicatat oleh Allah sebagai kebaikan. Semoga ibadah kita selama Ramadan, diterima oleh Allah,” tuturnya. (gie, ros/ adb, rid)

Comments