Jokowi Lakukan Groundbreaking Pabrik Wavin di Batang

0
229
Presiden Jokowi menyampaikan sambutan/ Foto: istimewa

BATANG, Suaranahdliyin.com – Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), melakukan groundbreaking pabrik Wavin di Grand Batang City atau Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Senin (3/10/2022). Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, ikut mendampingi pada kesempatan itu.

Wavin merupakan anak usaha Orbia, yang bergerak dalam bidang bangunan dan infrastruktur. Wavin menjadi salah satu dari 10 perusahaan besar dunia, yang sudah berinvestasi di Ground Batang City. Perusahaan asal Belanda itu akan mendirikan pabrik di lahan seluas 20 hektare. Pabrik tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 2024 mendatang.

Presiden Jokowi dalam sambutannya, mengatakan, bahwa investasi saat ini menjadi rebutan banyak Negara. Sebab dalam situasi dunia yang sedang sulit semua, investasi dapat memberikan nilai tambah sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan.

“Penerimaan Negara, baik dalam bentuk pajak maupun cadangan devisa, akan muncul,” tegas Presiden Jokowi.

Presiden menambahkan, bahwa dulu kita impor, namun setelah ada pabrik, jadi impor sudah tidak ada lagi. “Di Jateng tercipta lapangan kerja yang tidak kecil. Inilah yang terus akan kita kejar, investasi apapun karena sekali lagi itu menciptakan lapangan kerja. Pajak menambah penerimaan Negara. Ini juga men-trigger perekonomian negara,” tuturnya.

Ganjar Pranowo, mengemukakan, banyaknya investasi yang saat ini sudah masuk di Jawa Tengah, adalah bukti kepercayaan investor kepada Indonesia. “Kami senang, di tengah situasi ekonomi yang lagi sulit, ternyata kepercayaan investor cukup bagus dan masuk di Batang. Ini menunjukkan kepercayaan terhadap Indonesia di luar, bahwa negara kita kondusif, sehingga investasi masuk,” katanya.

Upacara seremonial groundbreaking pabrik Wavin di Grand Batang City/ Foto: istimewa

Gubernur Jateng itu menambahkan, masuknya investasi dari Wavin yang sudah melakukan groundbreaking bersama Presiden Jokowi. “Ini menunjukkan pada dunia, bahwa investasi jalan terus dan Negara ini tepercaya untuk investasi,” lanjutnya.

Sementara itu, berdasarkan laporan dari Menteri Investasi Indonesia, Bahlil Lahadalia, sudah ada 10 perusahaan yang berinvestasi dan dalam proses konstruksi di Grand Batang City atau KITB. Mulai dari pabrik baterai mobil listrik, kaca, alat kesehatan dan lainnya. (rls/ ros, adb, rid)

Comments