Kajian Ramadan
Idealnya al-Quran Dibaca Setiap Hari

0
418
KH. Masykur Mu’in, guru MA NU TBS Kudus

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Al-Quran sebagai mukjizat yang diberikan kepada Rasulullah Muhammad Shallalluhu ‘Alaihi Wasallam, sekaligus merupakan kitab suci umat Islam yang terjaga kemurniannya hingga akhir zaman kelak. Untuk itu, sudah semestinya umat Islam senantiasa membiasakan membaca al-Quran setiap hari.

KH. Masykur Mu’in, mengutarakan, sebagai umat Islam, membaca al-Quran idealnya memang dilakukan setiap hari, tidak hanya ketika Ramadan saja. ‘’Kalau bisa, membaca al-Quran tidak hanya saat Ramadan saja, juga di luar Ramadan. Setiap hari (al-Quran) harus dibaca,’’ pesannya dalam pengajian daring di MA NU Tasywiquth Thullab Salafiyah (TBS), Selasa (5/5/2020) pagi.

Membaca al-Quran, dalam pandangannya sangat penting. ‘’Sebuah syiir mengatakan: tamba ati iku ana lima ing wernane. Salah suwijine, maca al-Quran kanti ngangen-ngangen maknane,’’ ungkapnya.

Karena keutamaan al-Quran, maka tak heran jika saat Ramadan, umat Islam memperbanyak membacanya hingga khatam, berikut menjalankan amalan – amalan shalih lain, dengan harapan akan meraih keutamaan bulan suci umat Islam ini.

Dia pun mengisahkan ulama – ulama zaman dulu, saat Ramadan, memperbanyak membaca al-Quran. ‘’Imam Syafi’i, setiap Ramadan bisa  mengkhatamkan al-Quran sampai 60 kali khataman,’’ ujarnya menyontohkan.

Di Indonesia, lanjutnya, Abuya Dimyathi, salah satu ulama asal Banten, selama Ramadan juga selalu mengkhatamkan al-Quran, selama Tarawih. ‘’Itu dilakukan sepanjang tak kurang 40 tahun,’’ terangnya. (ros, mail, gie, luh/ adb, rid)

Comments