
KUDUS, Suaranahdliyin.com – Momentum Idulfitri (Lebaran), selalu membawa kebahagiaan bagi umat Islam, dari berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak, para remaja hingga orang-orang tua.
Pasalnya, pada saat Idulfitri (Lebaran), ada sebuah tradisi di tengah masyarakat Islam di Indonesia, yang dikenal dengan halalbihalal.
Halalbihalal ini menjadi ruang untuk saling mengunjungi, saling bersilaturahmi, saling melepas kangen satu sama lain, baik di lingkungan kelaurga besar, relasi kerja hingga jaringan alumni di sebuah institusi pendidikan (kawan seangkatan di sekolah), sembari saling menghaturkan rasa saling memaafkan.
Hal itu juga dilakukan oleh para lulusan Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyah (TBS) Kudus, yang akrab disebut dengan Ikatan Santri Abiturien (IKSAB).
IKSAB dari berbagai angkatan, senantiasa antusias menggelar temu alumni dan halalbihalal, sebagaimana IKSAB 1999, yang pada Idulfitri 1447 H/ 2026 M ini, dilangsungkan di kediaman Mashuri MPd di Desa Kirig, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus.

Selain sebagai temu kangen antaralumni angkatan, pertemuan rutin itu juga menghadirkan salah satu guru/ kiai untuk menyampaikan mauidhah hasanah. Pada kesempatan ini, temu alumni dan halalbihalal IKSAB 1999 menghadirkan Kiai Sujadi. (rls/ ros, adb, gie)







































