
KUDUS,Suaranahdliyin.com – Rais Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) kecamatan Gebog KH. Abdul Manan al-Hafidz menyampaikan mauidhah hasanah Halalbihalal Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama PRNU)Besito di pondok Pesantren Rahmatullah, Ahad malam (5/4/2026).
Di hadapan pengurus NU dan badan otonom itu, KH. Abdul Manan memberikan pesan-pesan jam’iyah NU. Ia mengajak meneruskan khidmah NU dengan merangkul semua kalangan.
“Yang sepuh dirumati, yang kecil diopeni atau disantuni,”ujarnya.
Ia mengingatkan pengurus dan kader supaya menggalakkan jamiyahan di masjid dan nusala seperti kegiatan Senenan, Selasanan, Rebonan, Kemisan.
“Mantapkan jamaah terkait islam ala ahlussunnah wal jamah dengan mengikuti ajaran salafussholihin seperti Mbah Hasyim dan ulama terdahulu,”tandasnya
Pengasuh pesantren Rahmatullah ini terus mendorong dan menggalakkan infaq NU Kudus di wilayah desa setempat.
“Galakkan kembali program infaq Jum’at pon guna membantu PCNU Kudus mewujudkan NU center,”pinta KH. Abdul Manan.
Terkait pesan Ubudiyah, KH. Abdul Manan mengingatkan tugas manusia adalah mengabdi beribadah kepada Allah SWT. Untuk menjalankan tugas tersebut bisa dengan melakukan banyak hal.
“Hal itu bisa dilakukan dengan selalu menjaga diri kita dan keluarga kita dari api neraka,”jelasnya.
Upaya lainnya. Lanjut dia, menegakkan salat utamanya dengan jamaah terutama isya dan subuh dan membiasakan salat tahajud, tasbih dan amalan ibadah sunah lainnya
“Biasakan juga membaca Sayyidul istighfar sore dan pagi hari,”pesan KH.Abdul Manan.
Halalbihalal dihadiri seluruh pengurus Ranting NU dan badan otonom beserta warga NU seluruh Besito.(adb/ros)






































