Doa Lintas Agama Perteguh Ukhuwah

0
804

JEPARA, Suaranahdliyin.com – Keragaman yang dimiliki bangsa Indonesia, merupakan karunia Tuhan Yang Maha Esa, sehingga harus disyukuri dan dirawat oleh semua elemen bangsa ini.

Dalam rangka memupuk rasa syukur dan merawat Indonesia yang plural, Lakpesdam NU Kabupaten Jepara melalui Program Peduli Lakpesdam NU Jepara bekerja sama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kecamatan Kembang dan Pemdes Desa Dermolo, menyelenggarakan Doa Bersama Lintas Agama untuk keselamatan bangsa dan perdamaian dunia.

Kegiatan itu digelar di lapangan Desa Dermolo, beberapa waktu lalu. ‘’Tujuan  dari doa bersama lintas agama, ini sebagai ikhtiar batiniah agar bangsa Indonesia diberikan keselamatan dan dijauhkan dari perpecahan,’’ ujar Ahmad Sahil, Ketua Lakpesdam NU Jepara, beberapa waktu lalu.

Dia menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus sebagai ruang silaturahmi dan komunikasi  antara para tokoh lintas agama serta para tokoh lintas agama dengan masyarakat, sehingga akan terbangun sikap saling memahami dan menghormati antara pemeluk agama.

Imam Ihwandi, Kabag Kesra Provinsi Jawa Tengah yang hadir mewakili Gubernur H. Ganjar Pranowo, membawacakan sambutan tertulis orang nomor satu di Jawa Tengah itu. Dikatakan, forum seperti ini menjadi momentum yang tepat untuk kembali mengikrarkan persatuan dan kesatuan bangsa di tengah kebinekaan.

“Kerukunan antarumat beragama merupakan unsur utama terwujudnya kerukunan nasional. Kerukunan umat beragama juga menjadi landasan utama dalam menjaga keutuhan NKRI,” tuturnya.

Dijelaskannya, Indonesia memiliki dasar negara yang diterima di seluruh masyarakat, yakni Pancasila. ‘’Doa lintas agama harus menjadi momentum bagi semuanya, untuk mengingatkan kembali betapa pentingnya penyadaran, penanaman dan implementasi sikap dan perilaku kebangsaan, tak cuma dibibir semata, tetapi harus menjadi perilaku keseharian,’’ tegasnya.

Pada kesempatan itu, doa dari agama Islam dipimpin KH. Ahmad Mustain (ketua MUI Kecamatan Kembang), lalu pendeta David Sriyanto (Kristen), dan Sundhoko (Buddha). Nampak hadir, KH. Khayatun Abdullah Nufus dan KH Ubaidillah Noor Umar (PCNU Jepara) M. Syafi’i (Camat Kembang), Budi Y (Kapolsek Kembang), dan perwakilan FKUB Kepara. (kunjariyanto/ qim, ros)

Comments