
KUDUS, Suaranahdliyin.com – Sedikitnya 25 pelajar Gen Z turut meramaikan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) IPNU-IPPNU kedungsari Gebog Kudus, Selasa-Kamis (29-31/12/2025). Bertempat di MI NU Matholibul Ulum 1 & 4, mereka antusias bergabung dan berproses dalam IPNU-IPPNU.
Ketua panitia Muhammad Fadhil Irsyad, mengatakan Makesta ini upaya pembinaan dasar untuk tanamkan pemahaman keorganisasian, ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) serta nilai ke-NU-an bagi Gen Z. Tujuannya bentuk karakter kader berakhlakul karimah, disiplin, loyal, dan aktif di kegiatan sosial-keagamaan desa.
“Kegiatan ini mampu menghasilkan kader muda Aswaja (NU) yang siap berkhidmah secara berkelanjutan bagi masyarakat Desa Kedungsari,”ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pemateri Makesta berasal dari tokoh masyarakat Kedungsari serta unsur Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Gebog yang memiliki kompetensi dan pengalaman dalam bidang keorganisasian dan kaderisasi. Materi pokok yang disampaikan mengenai Aswaja ke-NU-an dan tradisi keagamaan NU, ke-Indonesiaan, ke-organisasian, IPNU-IPPNU-an, serta kepemimpinan (leadership).
“Selain penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan pendalaman materi, ice breaking, outbond, sarasehan, pentas seni, serta evaluasi untuk memperkuat pemahaman dan kebersamaan peserta.”terangnya.
“Rangkaian kegiatan ditutup dengan post-test, musahabah, pembaiatan anggota, penyusunan rencana tindak lanjut (RKTL), dan closing ceremony sebagai peneguhan komitmen peserta untuk berkhidmah dalam organisasi IPNU dan IPPNU Desa Kedungsari” imbuh Fadhil.
Ia menegaskan Makesta memiliki peran penting bagi kader pemula karena menjadi wadah awal pembentukan karakter, pemahaman keorganisasian, serta kesadaran sosial bagi pelajar dan remaja. Melalui kegiatan Makesta, kader pemula diperkenalkan pada nilai-nilai ideologi dan tujuan IPNU dan IPPNU.
“Dari Makesta, para kader juga dilatih untuk belajar bersosial, berinteraksi, dan bermasyarakat secara aktif dan bertanggung jawab”tegas Fadhil.
Menurutnya, pelaksanaan Makesta IPNU-IPPNU Desa Kedungsari menghadapi berbagai tantangan, baik yang berasal dari kondisi sosial masyarakat maupun dari karakter peserta Makesta itu sendiri. Tantangan tersebut antara lain beragamnya latar belakang sosial peserta, tingkat minat dan partisipasi generasi muda yang berbeda-beda.
“Menghadapi kondisi tersebut, inovasi dalam pelaksanaan Makesta menjadi hal yang penting, khususnya agar kegiatan tetap relevan dan menarik bagi Generasi Z.”ungkapnya.
(Umi Saidatun Nisa, Mahasiswi Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, UIN Sunan Kudus)









































