Puluhan Yatama Dapat Kado Sepeda dari LAZISNU dan Muslimat NU Kudus

0
231
Santunan Sepeda Yatim dari LAZISNU dalam rangka Peringatan Maulid Nabi dan Hari Santri yang diselenggarakan PC MUslimat NU Kudus

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Sejumlah 35 anak yatim dari Sembilan kecamatan se-Kabupaten Kudus menerima kado sepeda pada moment peringatan hari santri. Sepeda tersebut di serahkan oleh PC Muslimat NU Kudus bersama PC Lazisnu Kudus di Gedung Serbaguna Muslimat NU Kudus, Rabu (21/10/2020).

Digelar dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, acara tersebut dihadiri oleh istri Plt. Bupati Kudus Mawar Hartopo, Ketua PC Muslimat NU Kudus Ny.Hj. Chumaidah Chamim, Ketua Lazisnu Kudus H. M. Ihdi Fahmi Tamami dan perwakilan yatama dan pengurus PAC Muslimat se-Kabupaten Kudus.

Pada kesempatan itu, Ny. Hj. Cumaidah Chamim mengatakan peringatan hari santri tahun ini terbilang mengharukan karena bertepatan pada bulan kelahiran Nabi Muhammad Shallallah ‘alaihi wasallam. Bulan yang penuh berkah dan penuh syukur atas lahirnya pemimpin mulia yang menjadi rahmat bagi alam semesta.

“Sebagaimana disebut oleh para ulama pengarang kitab maulid, pada saat lahirnya Nabi Muhammad, seluruh Arsy bergemuruh bertasbih, burung-burung berkicau, cahaya memancar menerangi seluruh alam, betapa indahnya, betapa mulianya bulan Rabiul Awwal ini,” papar Hj. Chumaidah.

Keistimewaan tersebut, imbuh Hj. Chumaidah, dibenarkan oleh hampir seluruh makhluk. Mereka semua bersaksi bahwa yang lahir pada hari itu adalah manusia agung, yang menyayangi umat, apalagi yatim piatu. “Untuk itu, kami pada momentum hari santri ini, selain mengadakan khataman AL-Qur’an 569 kali, juga memberi santunan berupa sepeda kepada anak-anak yatim bekerjasama dengan Lazisnu,” ujar dia.

Ketua Lazisnu Kudus, H. M. Ihdi Fahmi, mengatakan pemberian sepeda kali ini masih menjadi rangkaian program sepeda yang diluncurkan Lazisnu pada bulan Muharram. Ia menyebutkan, hingga saat ini Lazisnu Kudus sudah menyalurkan 187 sepeda untuk anak yatim di Kabupaten Kudus.

“Penyerahan bersama Muslimat ini merupakan tahap ke-IV sebanyak 35 buah, sebelumnya yakni tahap I kami serahkan sendiri di Pendopo melalui UPZIS MWC sebanyak 138, kemudian tahap II melalui PC Ansor sebanyak 5 buah, dan tahap III melalui PC Fatayat sebanyak 9 buah,” terangnya.

Sementara itu, Mawar Hartopo dalam sambutannya mengingatkan terkait kedisiplinan protokol kesehatan di berbagai aktivitas ibu-ibu muslimat. Ia menghimbau agar para kader Muslimat bisa menjadi pelopor untuk memberikan pesan kepada masyarakat, khususnya kaum perempuan dan anak-anak, supaya mematuhi protokol kesehatan agar tidak muncul klaster baru penyebaran Covid-19.

“Meskipun kita semua rindu untuk bermajelis bersama, tapi mengingat kondisi Kudus yang masih diliputi pandemi, semoga ibu-ibu bisa menahan diri dan semoga Covid-19 lekas hilang dari negeri ini,” kata Mawar.(rid, gie/adb)

Comments