Jadi Malaikat dalam Bermedsos

0
1620
Seminar literasi bertajuk “Perang Malaikat dan Syetan dalam Media Sosial” di STAINU Temanggung, baru-baru ini.

TEMANGGUNG, Suaranahdliyin.com – Internet Citizen (Netizen) mahasiswa, pelajar, dosen dan semua kalangan harus menjadi malaikat yang menulis, mengabarkan, share apa saja termasuk berita, video, gambar dan meme di media sosial.

Kaprodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) STAINU Temanggung, Hal itu diungkapkan Hamidulloh Ibda,  mengutarakan hal itu dalam seminar literasi bertajuk “Perang Malaikat dan Syetan dalam Media Sosial” pada Senin (23/4/2018) lalu.

Ibda –sapaan akrab Hamidulloh Ibda- mengemukakan, pada dasarnya manusia memiliki dua potensi. Benar salah, baik buruk, taat menentang, berbuat kebaikan dan kejahatan. ‘’Tidak hanya di dunia nyata, juga di dunia maya,’’ terang pengurus Bidang Literasi Media Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Tengah itu.

Seminar itu menjadi pemuncak Dies Natalis STAINU Temanggung ke-48, yang juga mendapuk Eko Kus Prasetyo ST. M.Eng, Staf Pemberdayaan Komunikasi dan Informasi Publik pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Temanggung bekerja sama dengan Polres Temanggung, sebagai narasumber.

Menurut Ibda, literasi di dunia pendidikan dan jurnalistik di Indonesia, berkembang karena data kemampuan membaca dan mendapatkan informasi kita memang jauh dari harapan. “Literasi itu intinya adalah kemampuan literat, melek aksara, melalui kegiatan membaca, menulis, mendapatkan informasi dan kebenaran lewat kegiatan apa pun termasuk seminar ini,” ungkapnya.

Eko Kus Prasetyo pada kesempatan itu mengajak semua peserta, untuk memfilter diri agar tidak mudah membagikan semua jenis unggahan di media sosial. “Istilah kami itu sharing dulu sebelum nge-share,” tegasnya. (egi/ ros)

Comments