Cegah Stunting, Fatayat NU Magelang Sosialisasi Pemberian Makan Bayi dan Anak

0
328
Ahli gizi Puskesmas Ngluwat menyampaikan materi PMBA

MAGELANG,Suaranahdliyin.com – Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU kabupaten Magelang melakukan sosialisasi Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) kepada para kader tilik simbok bergiliran tempat di masing-masing Pimpinan Anak Cabang PAC) . Selasa kemarin (5/9/2023), sosialisasi berlangsung di PAC Fatayat NU Salam yang berbertempat gedung MWCNU setempat.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program Sambung Simbok Sambang Bocah PW Fatayat Jawa Tengah  sebagai upaya bersinergi dengan pemerintah berpartisipasi aktif dalam menurunkan prevalensi stunting yang masih tinggi.” jelas Ketua PImpinan Cabang  Fatayat NU Salam Kabupaten Magelang Evi Chikmah Nurchayati.

Evi Chikmah mengungkapkan berdasarkan hasil studi SSGI tahun 2022 di kabupaten Magelang ada pada angka 28,20 persen. Sedangkan berdasarkan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM) prosentase stunting di daerah ini sebesar 13,10 persen.

“Kita harus peduli terhadap kondisi ini, kita masifkan sosialisasi PMBA ini kepada para kader di masing-masing PAC tingkat kecamatan.”tandasnya.

Satu pekan ini, lanjut Evi Chikmah, pihaknya maraton berbagi ilmu tentang pemenuhan gizi ibu hamil dan ibu menyusui, PMBA,  pengasuhan, pantauan pertumbuhan dan perkembangan baduta. Harapannya ilmu itu ditularkan kepada ibu hamil dan menyusui di sekitar tempat tinggal kader semua dan menggugah kepedulian ibu hamil dan ibu menyusui terhadap kesehatan mereka.

“Dengan begitu, para ibu hamil dapat melahirkan dan mengasuh generasi emas yang sehat dan tidak stunting” harapnya.

Ia menjelaskan sejak tanggal 31 Agustus 2023 hingga hari ini sudah terlaksana sosialisasi PMBA di 13 PAC yakni Secang dengan peserta 60 kader, Dukun 50 kader, diikuti Srumbung sebanyak 50 kader, Kajoran 90 kader, Ngluwar 35 kader, Salaman 90 kader, Candimulyo 70 kader, Muntilan 80 kader, Bandongan 38 kader, Tempuran 38 kader, Tegalrejo 100 kader, diikuti Mertoyudan 50 kader dan hari ini Salam 50 kader. Sehingga total 801 kader sudah mendapatkan sosialisasi, dan 8 PAC sisanya akan melaksanakan kegiatan pada hari selanjutnya.

“Saya yakin jika kader kader ini bergerak dengan sepenuh hati dan ikhlas insya Allah stunting di kab Magelang akan terminimalisir dan tidak lepas dengan kerjasama semua pihak”imbuh Evi.

Kader Fatayat usai mengikuti sosialisasi PMBA

Dalam kesempatan itu, ahli gizi Puskesmas Ngluwat Ika Wahyu R, A.MdGz menyampaikan bahwa salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah stunting adalah dengan memperhatikan pola makan dimana Ibu hamil dan baduta harus tercukupi gizinya, apalagi pada 1000 HPK. Pemberian MP ASI tidak boleh sembarangan dan harus memperhatikan usia, tekstur, frekuensi, jumlah, responsif, bersih dan aman.

“Materi yang disampaikan sebenarnya sudah tertera di dalam buku pink, monggo disampaikan kepada ibu hamil dan ibu balita supaya rajin membaca dan menerapkan apa yang terdapat di dalamnya,”terangnya.

“Karena kebanyakan ibu ibu hanya sepintas membaca, bahkan ada yang bukunya malah dititipkan kader, ada juga yang hanya dijadikan sebagai pajangan”sambung Ika.

Ika juga memberikan apresiasi kepada Fatayat yang kegiatan kegiatannya semakin beragam sesuai dengan tuntutan saat ini termasuk salah satunya di bidang kesehatan.(ibda/adb)

Comments