Jateng Bersholawat Diharap Terus Jalan

0
363
Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf bersama Ganjar Pranowo dan Gus Yasin dalam Jateng Bersholawat di Batang

BATANG, Suaranahdliyin.com – 10 tahun berjalan, Jateng Bersholawat telah mampu menyatukan masyarakat Jawa Tengah. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ingin persatuan itu terus dijaga dan dirawat.

Dia mengutarakan hal itu sebelum menghadiri Jateng Bersholawat di Batang pada Senin (4/9/2023) malam. Dia juga berpesan, agar pemilu berjalan dengan damai dan jangan sampai masyarakat terpecah belah.

Disampaikannya, masyarakat mesti mengedepankan rasa saling menghormati dan saling menghargai. Tidak perlu menebar hoaks yang membuat silaturahmi terputus. Setiap perbedaan pendapat adalah rahmat yang harus dijaga.

“Besok mau ada pilihan legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres) itu biasa. Kita pernah mengalami itu semua. Jangan sampai gontok-gontokan. Jangan sampai masyarakat kita terbelah,” ujarnya.

Menurutnya, persatuan dan kondusivitas yang ada di Jawa Tengah, terjalin salah satunya karena ada Jateng Bersholawat. Jateng Bersholawat bisa terus dilaksanakan di berbagai daerah sejak digagas oleh Ganjar Pranowo dan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf pada tahun 2013 silam.

“Jateng bersholawat ini sudah berjalan sepuluh tahun. Hari ini menjadi Jateng Bersholawat terakhir saya sebagai Gubernur bersama dengan Pak Wagub (Wakil Gubernur, red),” katanya.

Untuk itu, Ganjar berharap, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana yang akan menggantikannya, supaya bisa melanjutkan Jateng Bersholawat. Setidaknya sampai akhir tahun 2024 atau ketika pemilihan gubernur. Begitu juga nanti Gubernur Jateng penggantinya bisa juga meneruskan.

“Semoga apa yang sudah kami lakukan, dirawat. Insyaallah Pj Gubernurnya namanya Pak Nana Sudjana. Beliau polisi, pernah menjabat sebagai Inspektur Utama Setjen DPR RI, dan kali ini akan menjabat sebagai Pj Gubernur. Nanti saya bisikkan kepada beliau agar Jateng Bersholawat jalan terus,” harapnya.

Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, menegaskan, kembali apa yang telah dikatakan oleh Ganjar Pranowo. Menurutnya, Jateng Bersholawat ini telah menyatukan umat di Jawa Tengah selama sepuluh tahun. Ia berharap ini tetap berlangsung dan bila mungkin nanti menjadi lebih besar yaitu Indonesia Bersholawat.

“Ini luar biasa. Terima kasih Pak Gubernur dan Wakil Gubernur yang telah menyatukan umat dengan Jateng Bersholawat,” tuturnya. (rls/ ros, rid, adb)

Comments