Bakal Diikuti 8.902 Peserta, OSKANU IV) Ma’arif NU Jawa Tengah Digelar Mandiri dan Terintegrasi Penuh dengan SIMNU

0
48
Logo Oskanu

SEMARANG, Suaranahdliyin.com – Gelaran Olimpiade Sains dan KeNUan Ma’arif NU Jawa Tengah (OSKANU IV) tahun 2026 yang diselenggarakan LP Ma’arif NU Jawa Tengah resmi mencatatkan rekor baru dengan lonjakan jumlah peserta. Pendaftaran yang ditutup pada Rabu, (19/8/2026) pukul 00.00 WIB melalui sistem aplikasi terpadu SIMNU, mencatat angka partisipasi spektakuler yang menembus 8.899 peserta—bahkan tercatat hingga 8.902 pendaftar yang masuk dalam sistem secara keseluruhan.

​Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, Fakhrudin Karmani membenarkan jumlah peserta OSKANU. Ia menegaskan bahwa angka ini merupakan rekor baru dengan peserta terbanyak dari empat kali penyelenggaraan OSKANU dari tahun ke tahun.

​”Ini adalah capaian yang luar biasa setelah bertahun-tahun kita bergerak. Antusiasme lembaga pendidikan Ma’arif di seluruh Jawa Tengah sangat luar biasa. Hingga detik ini, telepon dan pesan WhatsApp panitia tidak berhenti berdering dari calon peserta yang memohon agar waktu pendaftaran diperpanjang,” ujar Fakhrudin Karmani.

​Keberhasilan OSKANU 2026 tidak hanya terletak pada lonjakan angka peserta, melainkan pada transformasi teknologi yang dramatis. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang masih bergantung pada vendor pihak ketiga, seluruh sistem kompetisi online serentak yang menampung ribuan peserta secara bersamaan ini dibangun 100% oleh kader muda LP Ma’arif NU sendiri.
​Inovasi digital ini menjadi bukti nyata bahwa LP Ma’arif NU Jawa Tengah tidak hanya unggul dalam jumlah, tetapi juga mandiri dan berdaya secara teknologi.

​Capaian peserta yang fantastis ini mendapat apresiasi setinggi-tingginya dari Ketua PWNU Jawa Tengah, KH. Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin). Gus Rozin menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan transformasi digital dan peningkatan partisipasi yang begitu masif.

​”Selamat atas capaian yang sangat membanggakan ini. Ini bukti bahwa Ma’arif NU Jawa Tengah terus melesat maju dan mendapat kepercayaan dari warga sekolah/madrasah dibawah naungan NU Jawa Tengah. Pesan saya, prestasi dan kualitas ini harus terus dijaga secara konsisten agar menjadi standar baru pendidikan berbasis digital di lingkungan Nahdlatul Ulama,” tutur Gus Rozin.

Penyelenggaraan OSKANU 2026 menjadi sinyal kuat bahwa LP Ma’arif NU Jawa Tengah kini bertransformasi menjadi pelopor pendidikan berbasis digital yang modern, mandiri, dan berdaya saing tinggi di Indonesia.

Sebagai informasi, penyelenggaraan OSKANU IV tahun ini di laksanakan melalui metode blanded yaitu Daring dan tarap muka. Peserts yg masuk Final akan diundang ke Semarang di Kampus UNWAHAS Semarang untuk mengikuti babak Final pasa tanggal 26 September 2026.(rls/adb) 

Comments