SEMARANG,Suaranahdliyin.com – Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Jawa Tengah bekerja sama dengan Balai Diklat Keagamaan (BDK) Semarang kembali menghadirkan program penguatan kompetensi bagi kepala madrasah melalui Diklat Kepala Madrasah Plus.
Kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas manajerial kepala madrasah, tetapi juga memperkuat kemampuan kepemimpinan dalam membangun tata kelola pendidikan yang bermutu. Salah satu materi utama yang akan diberikan adalah Total Quality Management (TQM) yang dipadukan dengan kegiatan outbound sebagai bagian dari penguatan kepemimpinan, kerja sama tim, komunikasi, dan pemecahan masalah.
Diklat Kepala Madrasah Plus akan berlangsung selama lima hari, Senin–Jumat, 5–9 Oktober 2026, bertempat di BDK Semarang.
Program tersebut menjadi ruang strategis bagi kepala madrasah untuk memperkuat kompetensi kepemimpinan sekaligus membangun perspektif baru tentang pengelolaan madrasah berbasis mutu. Melalui pendekatan TQM, peserta diharapkan mampu mengembangkan budaya mutu secara berkelanjutan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hingga tindak lanjut peningkatan kualitas layanan pendidikan.
Sementara itu, kegiatan outbound diharapkan dapat memperkuat aspek kepemimpinan praktis. Peserta akan diajak mengembangkan kemampuan kolaborasi, membangun kepercayaan dalam tim, meningkatkan komunikasi, serta mengambil keputusan secara efektif dalam menghadapi berbagai tantangan organisasi.
Pendaftaran Dibuka 7–25 September
Panitia membuka registrasi peserta mulai 7 September hingga 25 September 2026 pukul 21.00 WIB. Pendaftaran dapat ditutup lebih awal apabila kuota peserta telah terpenuhi.
Calon peserta dapat melakukan registrasi melalui: Formulir Registrasi Diklat Kepala Madrasah / https://bit.ly/RegDiklatKamad
Sementara informasi dan edaran resmi kegiatan dapat diunduh melalui: Edaran Diklat Kepala Madrasah / https://bit.ly/RegDiklatKamad
Bagi calon peserta yang membutuhkan informasi lebih lanjut, panitia menyediakan layanan komunikasi melalui Moh Yasin (0856 4121 3802) dan Fikri (0813 9017 0913).
Diklat ini diharapkan menjadi salah satu ikhtiar bersama LP Ma’arif NU Jawa Tengah dan BDK Semarang dalam menyiapkan kepala madrasah yang tidak hanya kuat dalam aspek administratif dan manajerial, tetapi juga mampu menjadi pemimpin pembelajaran, penggerak budaya mutu, dan penguat ekosistem pendidikan madrasah.(ist/adb)




































