
BLORA,Suaranahdliyin.com – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU dan PAC Fatayat NU didukung Lembaga dan Banom NU Kecamatan Kradenan Blora menggelar Pengajian Umum dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus menyambut Hari Lahir (Harlah) Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU ke-97, Ahad (6/9/3036).
Acara ini dihadiri ketua LP Ma’arif NU PWNU Jateng Dr. Fahrudin Karmani, perwakilan PC Muslimat NU Cepu, pengurus MWC NU Kradenan beserta pengurus Lembaga, pengurus dan Jama’ah PAC Fatayat NU, Muslimat NU , IPNU, IPPNU dan Pagar Nusa Kradenan, jajaran Forkompimcam Kradenan dan Guru Ma’arif, serta wali murid dan kiai Langgar/musala.
Ketua LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, H. Fakhruddin Karmani memaparkan sejarah panjang peran LP Ma’arif NU dalam dunia pendidikan Indonesia.
“Kami tekankan disini pentingnya menanamkan empat prinsip utama ajaran Islam moderat (Tawassuth, Tawazun, Tasamuh, dan I’tidal) dalam lingkungan sekolah,” ujarnya.
Ia juga mengajak pihak sekolah memasang foto ulama NU guna mengenalkan sejarah perjuangan para pendiri NU kepada generasi muda.
“Setiap.ruang kelas harus dipajang foto Ulama-ulama NU,”pintanya.
Kepala SMA NU 1 Kradenan yang juga menjabat sebagai Sekretaris LP Ma’arif MWCNU dan juga Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Ma’arif NU Jateng, Sudiro menegaskan bahwa kehadiran pengurus wilayah hingga kecamatan merupakan bukti hidup bahwa pendidikan Ma’arif bergerak dalam satu komando keumatan.
“Kebersamaan lintas banom ini tidak boleh berhenti di panggung seremoni, tetapi harus berlanjut menjadi kerja kolaboratif nyata.” tandadnya
Sudiro mengatakab peringatan Maulid Nabi ini menjadi spirit transformasi untuk menghadirkan tata kelola pendidikan yang aman, ramah, dan unggul. Ditambahkan, sekolah/madrasah Ma’arif berkomitmen terus melompat dalam kualitas akademis, penguatan karakter Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyyah, serta penguasaan teknologi.
“Kami ingin memastikan sekolah Ma’arif selalu menjadi pilihan utama masyarakat, bukan sekadar pilihan alternatif. Khususnya SMA NU 1 Kradenan, kami siap menjadi benteng pendidikan karakter dan prestasi di wilayah Blora Selatan,” lanjutnta.
Sebagai puncak acara, Ibu Nyai Laily Habibatul Masyfu’ah dari Bojonegoro, menyampaikan mau’idhah hasanah. Ia mengajak seluruh jamaah meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Peran orang tua untuk terus mendukung dan mempercayakan pendidikan anak di bawah naungan LP Ma’arif NU sebagai benteng moral dan akidah generasi penerus.” tandasnya.
Dalam kegiatan itu, PAC Muslimat dan PAC Fatayat NU Kradenan berhasil menggalang dana sebesar Rp.14.000.000, -dan Ma’arif Rp 9.600.000,”yang disalurkan melalui Lazisnu untuk dapat ditasarufkan.
Dana tersebut dihimpun dari pembagian amplop infak kirim do’a kepada jama’ah dan wali murid. (ist/adb)




































