Warga Nahdliyin Diminta Tak Terpengaruh GAM, GAS, GAT, dan GAZ

0
293
KH. Maghfur menyampaikan tausiyah pada pengajian memeringati isra mikraj

BOYOLALI, Suaranahdliyin.com – KH. Maghfur, pengasuh Pondok Pesantren Al-Huda, Petak, Susukan, Kabupaten Semarang mengingatkan para kader (warga) Nahdliyin agar tidak terpengaruh empat gerakan.

‘’Jangan terpengaruh empat gerakan yang menyesatkan. Jangan terpengaruh GAM (Gerakan Anti Manaqib), GAS (Gerakan Anti Salawat), GAT (Gerakan Anti Tahlil), dan GAZ (Gerakan Anti Ziarah),” ujarnya dalam pengajian memeringati isra mikraj Nabi Muhammad di kompleks Masjid At-Taqwa, Dukuh Pingkuk, Desa Wonosegoro, Jumat (13/3/2020) malam.

Dia juga mengingatkan, agar umat Islam senantiasa menjaga salat lima waktu dengan baik. “Orang yang menjaga salat lima waktu, akan dicintai Allah, sehat, dijaga malaikat, rumahnya penuh berkah, mukanya bersinar, lembut hatinya, menyeberangi shirat seperti kilat, diselamatkan dari neraka, dan akan dimasukan surga,” katanya.

Sementara itu, terkait peristiwa isra mikraj, ada tiga kelompok dalam menyikapi isra mikraj. ‘’Pertama, percaya. Ini dipimpin Abu Bakar. Kedua, tidak percaya, dipimpin Abu Jahal dan Abu Lahab. Ketiga, tidak mau tahu, dipimpin Abu Tholib,’’ terangnya di depan jamaah yang hadir. (koko, sis/ adb, ros, rid)

Comments