Resmi Dilantik, Pengurus Sako Ma’arif NU Jateng 2018 – 2023

0
280
Pelantikan Sako Ma’arif NU Jateng periode 2018 – 2023.

SEMARANG, Suaranahdliyin.com – Bertempat di Aula Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jateng, Jl. Pemuda 136 Kota Semarang, pengurus Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Ma’arif NU Jawa Tengah periode 2018 – 2023 resmi dilantik. Pelatikan dilakukan oleh Wakil Ketua Kwarda Jateng, Dr. Sujarwanto Dwiatmoko.

“Baru saja kita saksikan bersama, kakak-kakak telah dilantik dan mengucapkan ikrar Tri Satya. Ikrar ini mengandung beberapa kewajiban, yakni kewajiban kepada Tuhan Yang Maha Esa, kewajiban kepada NKRI, kewajiban kepada Pancasila dengan cara menghayati dan mengamalkannya, serta kewajiban dengan sesama masyarakat, dan kewajiban menepati Dasa Dharma Pramuka.

Dr. Sujarwanto Dwiatmoko yang pada kesempatan itu mewakili Ketua Kwarda Jateng, Siti Atiqoh Supriyanti, berharap Sako Pramuka Ma’arif NU Jateng bisa membangun sinergi dengan pemerintah.

“Kita menghadapi zaman milenial, maka selain mengurangi kemiskinan, kita harus mendorong peningkatan kualitas SDM. Yang bagus bagaimana? Yang cinta tanah air, tepa selira, toleran, memiliki kompetensi, dan moral. Inilah salah satu tugas kepramukaan yang harus dijalankan,” ungkapnya.

Pengurus Sako Pramuka Ma’arif NU Jateng ini, lanjutnya, juga diharapkan dapat menguatkan gugus depan pada LP Ma’arif NU di era milenial, karena kini anak-anak dihadapkan pada tantangan yang beragam, seperti hoaks, informasi palsu, gadget, dan lainnya.

Sekretaris PWNU Jateng, KH. Hudallah Ridwan, bahwa sebagai orang Islam, selain mencintai Allah dan Rasullullah, juga harus mencintai negara atau tanah airnya. “Membela tanah air sama saja menjadi golongannya Nabi Muhammad. Tidak membela tanah air sama saja menelantarkan sesama. NU harus hadir di setiap waktu, salah satunya melalui Sako Ma’arif Pramuka Ma’arif ini,” tegasnya.

Gus Huda –sapaan akrab KH. Hudallah Ridwan- juga meminta semua pengurus untuk aktif. “Hadratus Syaikh Hasyim Asyari pernah mengatakan, siapa saja yang mau mengurusi NU, Saya anggap santriku. Siapa yang menjadi santriku, Saya doakan khusnul khatimah,” tuturnya dalam pelatikan Sako Ma’arif Jateng yang antara lain dihadiri jajaran pengurus PWNU Jateng, Kwarda Jateng, instansi terkait dan IPNU – IPPNU Jateng. (ibda/ adb, ros)

Comments