Rais PCNU Kudus: Pilih Pemimpin Hukumnya Wajib

0
444
Rais PCNU Kudus KH. Ulil Albab Arwani dalam peringatan Harlah ke-101 NU di MANU Banat Kudus

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Rais Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kudus KH Ulil Albab Arwani mengingatkan warga NU supaya mengunakan hak pilihnya dalam Pemilu presiden dan legislatif 2024. Dikatakan, memilih pemimpin hukumnya wajib.

“Dalam kitab Jauhar Tauhid menjelaskan wajib bagi kita semua mendirikan peminpin yang adil dan baik,”ujar dalam acara peringatan hari lahir (harlah) ke-101 NU di aula MANU Banat Kudus, Rabu (31/1/2024).

KH. Ulil Albab menegaskan dalam menentukan pilihan wajib memilih pemimpin yang adil dan baik. Begitu pula, saat mencoblos harus sesuai pilihan hati nurani dengan niat ikhlas.

“Mau mencoblos paslon nomor 01, 02 atau 03 silakan berdasarkan pendapat kita masing-masing.yang penting ikhlas karena Allah,”tandas Kiai Bab, sapaan akrab pengasuh pesantren Yanbu’ul Qur’an Kudus.

Dalam memilih caleg, Kiai Bab juga menekankan hal sama. Menurutnya, anggota DPR sangat menentukan dalam mengatur Undang-Undang.

“Warga NU harus menyoblos caleg yang memerjuangkan Islam dan orang NU, ” tandasnya.

Kiai Bab juga menjelaskan pentingnya berjihad dengan harta. “Jangan ragu berjuang dengan harta. Kita harus yakin Allah yang memberikan rizki,”tandasya.

Pada acara yang dihadiri pengurus Cabang, MWCNU dan PRNU itu, Lakpesdam NU meluncurkan buku Praksis Moderasi Beragama Lintas Budaya.

Hadir menyampaikan cermah harlah, Ketua Asosiasi Dosen Pergerakan (ADP) Prof. Abdurrahman Mas’ud, Ph.D.(adb/ros)

Comments