Peringati Harlah ke-64, Lesbumi Kudus Perkuat Harakah Dakwah Melalui Seni Budaya

0
1067
Suasana Tadarus Rindu Lesbumi Kudus

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Dalam rangka memerintah Harlah ke 64, Lembaga Seni Muslimin Indonesia (Lsbumi) Kudus mengadakan tasyakuran bertema *Tadarus Rindu,*di Desa Golantepus, Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus Selasa (2/4/2024). Dalam acara Itu, para pegiat seni NU menampilkan konser musik dan puisi bulan Ramadan.

Ketua Lesbumi Kudus Abud SB Runcing mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan mulai sore hingga malam tersebut dimaksudkan untuk marapatkan shaf (barisan) dan memperkuat harakah dakwah melalui seni budaya.

“Momen Harlah ke 64 ini bisa menjadi suntikan semangat kita dalam mengembangkan Seni dan Budaya di Kota Kretek,”tegasnya.

Abud menyampaikan selama 4 tahun terakhir ini, Lesbumi Kudus telah melakukan beberapa pendekatan kepada masyarakat untuk merawat Seni Budaya melalui program kerjanya, seperti : Kembang Kanthil (Ngaji Budaya di Desa), Sangita Lesbumi (Musik Religi Masuk Desa dan Kampus), Ligusty Poeziya (Pembacaan Puisi diruang publik) dan Dongeng Anak Kita (Pengenalan Tokoh melalui dongeng di TK dan SD).

“Beberapa gerakan yang telah dilakukan oleh Lesbumi kudus ini, kami berharap dapat memotivasi masyarakat Kudus terutama generasi muda untuk menjaga dan melestarikan tradisi leluhur kampungnya,”jelasnya.

Menurut dia, sinergitas dan komunikasi yang dijalin baik dengan para organisasi lain dapat mempermudah gerak dan langkah untuk pelestarian seni dan budaya. Yang menjadi intinya adalah kolaborasi.

“ini bisa menjadi kabar baik untuk masyarakat terlebih pemerintah kabupaten kudus yang selama ini dirasa kurang memperhatikan komunitas dan lembaga pelestari seni budaya”tugasnya.

Selain para pengurus dan anggota Lesbumi, kegiatan ini juga dihadiri seniman dan budayawan yang ada di Kabupaten Kudus. Turut hadir pula, Ketua Lembaga Pelajar dan mahasiswa, seperti Ketua IPNU dan IPPNU Kudus, Ketua Bem UMK, Ketua DEMA IAIN Kudus dan Orda mahasiswa di Kudus.(saref/adb)

Comments