Peneliti Jejak Kesultanan Demak di Prawoto ‘’Sowani’’ Putri Sri Susuhunan Pakubuwana XII

0
342
Peneliti berbincang dengan GKR. Retno Dumilah, putri dari Kanjeng Sri Susuhunan Pakubuwana XII .

SURAKARTA, Suaranahdliyin.com – Kamis (7/2/2019) sore, tim peneliti jejak pusat Kesultanan Demak di Prawoto, Kabupaten Pati sowan ke Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Melalui seorang abdi dalem keraton, tim peneliti itu bertemu dengan GKR. Retno Dumilah, putri dari Kanjeng Sri Susuhunan Pakubuwana XII di Ndalem Kayonan yang berada di lingkungan dalam gerbang Keraton Kasunanan.

GKR. Retno Dumilah menerima peneliti jejak kesulatan Demak di Prawoto itu di kompleks kediaman sang putri. Di hadapan Sri Susuhunan Pakubuwana XII, Ali Romdhoni, peneliti, bersama teman-temannya berkesempatan memaparkan hasil penelitiannya yang telah terbit menjadi buku pada November 2018.

‘’Pada kesempatan itu, kami memberikan kenang-kenangan berupa buku Istana Prawoto: Jejak Pusat Kesultanan Demak kepada GKR Retno Dumilah, dan menitipkan satu buku lagi untuk GRAy. Koes Moertiyah yang sedang berada di luar kota,’’ ujar Ali Romdhoni.

Menurut Ali Romdhoni, penting menunjukkan hasil riset ke keluarga Keraton Surakarta sebagai pewaris Kesultanan Demak, Pajang, dan Mataram yang masih terjaga hingga hari ini.

‘’Tujuannya, supaya temuan riset tentang jejak pusat Kesultanan Demak di Prawoto diketahui pihak keluarga keraton di Jawa. Selain itu, untuk meminta saran-saran (masukan) untuk follow-up riset,’’ lanjutnya.

GKR. Retno Dumilah mengapresiasi positif riset itu. “Kami dari pihak keluarga Keraton Surakarta Hadiningrat, sangat senang dan mengapresiasi kajian ini. Terlebih, di zaman ini, ternyata masih ada anak-anak muda yang mau menjaga ajaran luhur bangsa, Nusantara. Ke depan, bila dirasa penting, saya bisa mengarahkan dan membukakan akses informasi (literature dari perpustakaan dan museum) yang ada di keraton untuk riset lanjutan,’’ katanya.

Para peneliti foto bersama dengan GKR. Retno Dumilah sebelum berpamitan.

Menurut sang putri, keluarga Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat tidak asing dengan Prawoto. Setiap tahun, ungkapnya, tepatnya pada 16 Rajab (puncak haul Kanjeng Sunan Prawoto) di Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati keluarga Keraton Kasunanan Surakarta juga selalu hadir mengikuti prosesi kirab agung.

“Masyarakat Prawoto bukan orang lain bagi kami. Eyang Sunan Prawoto adalah leluhur kami. Karena itu, terima kasih sudah saling berkunjung,” tutur GKR. Retno Dumilah. (gie, ros, mail, rid, lam/ luh, adb)

Comments