NU Peduli Berikan Layanan Kesehatan Gratis Bagi Korban Banjir Pekalongan

0
122
Tim LPBI NU melayani warga Pekalongan terdampak banjir (doc. LPBI)

SEMARANG, Suaranahdliyin.com – Nahdlatul Ulama (NU) Peduli turut serta memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat Pekalongan yang menjadi korban banjir. Selain itu, NU Peduli memberikan bantuan bahan makanan kepada masyarakat setempat.

Tim yang tergabung dalam NU Peduli antara lain Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh NU (Laziznu), Lembaga Penangggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI). Dua lembaga ini juga bersinergi dengan PCNU Kabupaten dan Kota Pekalongan, maupun Banser.

Baca juga : Gubernur Ganjar Dukung Program LPBI NU Jateng

Ketua PW LPBI NU Jateng Winarti mengatakan kegiatan di Pekalongan ini merupakan bagian dari program NU Peduli. “Dimana saat ada semacam musibah, maka semuanya turun untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya, Rabu (30/01/19).

Tim NU Peduli, kata Winarti, sudah berada di Pekalongan sesaat usai banjir menggenangi daerah tersebut. “Awal-awal adalah penanganan mengenai kebutuhan logistik, apalagi banyak warga yang harus mengungsi karena banjir tersebut,” terangnya.

Tampak antusias : warga mengantre pelayanan kesehatan dari Tim LPBI NU Jateng

Winarti menambahkan saat ini tim lebih fokus dalam penanganan kesehatan masyarakat. Sebab pasca banjir, rawan muncul sejumlah penyakit yang menyerang warga. “Namun demikian bantuan lain masih terus kita himpun. Tidak hanya logistik, ada beberapa peralatan sekolah. Karena saat banjir, beberapa peralatan sekolah milik anak-anak juga banyak yang rusak, hingga hilang,” jelasnya.

Donasi, jelas Winarti, bisa disalurkan lewat Lazisnu. Apakah itu melalui Lazisnu wilayah, maupun di kabupaten dan kota Pekalongan. “Alhamdulillah banjir yang menerjang saat ini sudah mulai surut. Sebagian warga sudah mulai kembali ke rumah masing-masing untuk bersih-bersih,” terangnya.

Baca Juga : LPBI NU Pekalongan Tanam Pohon dan Sebar Bibit Ikan

Meski demikian, kata dia, sebagian warga masih bertahan di titik pengungsian , yakni warga terdampak di kecamatan Pekalongan Barat dan kecamatanPekalongan Utara. Hal ini dikarenakan air masih menggenangi rumah warga. “Jadi distribusi logistik masih terus dilakukan,” sebutnya. (rls/rid)

Comments