Surat dari Regol Ngabul
NU dan Gerakan Global

0
640
H. Hisyam Zamroni / wakil ketua PCNU Kabupaten Jepara

Oleh: H. Hisyam Zamroni

Nahdlatul Ulama (NU) itu, fenomenal. Ada yang menarik saat kita amati gerakan NU di masa masa “pageblug global” virus corona sekarang ini, khususnya acara yang digelar secara global atawa skala dunia tadi malam, bertajuk “Doa bersama dan Pertaubatan Global”.

NU telah mendahului bergerak lintas batas dunia, ketimbang apa yang selama ini banyak dihalunisasikan, yaitu sekadar “ngomong kekuasan Islam politik global” oleh sebagian kecil kelompok.

Rasanya ada yang “malu” ketika “para pengusung khilafah” dengan jargonnya “menguasai dunia” dan hanya “menyerang sana sini”, tetapi “terkunci rapat” tidak bisa berbuat apa pun secara “global”, bahkan terkungkung dalam “kebingungan”.

Apa yang kemudian bisa dipetik sebagai pelajaran?

Globalitas ide. Gerakan. Boleh jadi diawali dari “satu titik mercusuar”, yang -meminjam istilah Mc. Luhan- adalah “global village”, bukan “nggeladrah” dengan harus menyodorkan “semua serbaglobal”.

Dan, dapat dilihat; NU-lah “satu titik mercusuar’’ yang auranya menetes ke seluruh “penjuru dunia”. Dalam Bahasa Jawa: mberkahi alam dunya kabeh.

Melalui acara global tadi malam, yang digelar NU dan diikuti oleh perwakilan PCINU dari berbagai Negara di dunia, membuktikan bahwa gerakan NU melampaui “halunisasi khilafah” yang selama ini “digembar-gemborkan” oleh sebagian orang yang justru “kapasitasnya dalam skala global’’, dipertanyakan.

Dari sana, kita harus sadar, bahwa Indonesia yang secara historis menjadi “pilihan founding fathers” adalah tidak hanya menjadi realitas “komunitas lokal/ state”, tetapi lebih dari itu akan merambah menjadi realitas “komunitas global”. Step by step, NU telah memulainya.

Mengikuti alur pemikirannya Gus Ulil Abshar Abdalla, janganlah kita mau “dibodoh-bodohi” oleh orang “bodoh”.

Dan saya yakin dengan istikharah masyayich NU saat mendirikan NU dan Indonesia; atas ridla Gusti Allah Subhanahu wa Ta’ala, NU dan Indonesia akan menjadi “titik mercusuar” dunia. Amin. InsyaAllah. (*)

H. Hisyam Zamroni,

Penulis adalah Wakil Ketua PCNU Kabupaten Jepara

Comments