Mahbub Djunaedi, Pendekar Pena yang Dekat dengan Bung Karno

0
253
  • Jejak Tokoh NU #1
Mahbub Djunaedi/ Dok. nu.or.id

Jika Anda, khususnya kader-kader Nahdlatul Ulama (NU), tidak percaya dengan kuasa kata, maka bacalah sejarah perjuangan dan jejak kepenulisan Mahbub Djunaedi, salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Tempo Doeloe yang dikenal dekat dengan Sang Proklamator, Soekarno (Bung Karno).

Anda tahu, bagaimana sang pendekar pena yang pada 1958 menerbitkan surat kabar Duta Masyarakat itu bisa dekat dengan Bung Karno?

Melalui tulisan. Ya, dengan tulisanlah, Bung Karno terpikat dengan tokoh yang dulu aktif di IPNU, GP. Ansor, dan PMII namun tak sempat menyelesaikan studinya di Fakultas Hukum Universitas Indonesia.

‘’Pancasila mempunyai kedudukan yang lebih sublim dibanding Declaration of Independence susunan Thomas Jefferson yang ditulis pada 4 Juli 1776 maupun Manifesto Komunis yang disusun Karl Marx dan Friedrich Engels pada 1874’’.

Demikian Taufik Rahzen et. al., menulis dalam ‘’Tanah Air Bahasa: Seratus Jejak Pers Indonesia’’ yang diterbitkan I:Boekoe bekerja sama dengan Blora Institut pada 2007 lalu.

Tulisan itulah yang membuat Bung Karno terpikat dengan Mahbub Djunaedi, yang kemudian memanggilnya untuk menghadap ke istana, yang menandai kedekatan sang proklamator itu dengan penulis brilian yang pernah dimiliki NU itu.

Yang mesti menjadi teladan adalah, bahwa di  manapun tempatnya, nyala semangat Mahbub Djunaedi tak pernah padam untuk menulis. Bahkan ketika dia dijebloskan ke dalam jeruji besi (penjara), dia justru berhasil menerjemakhkan ‘’Road to Ramadhan’’ dan menulis novel ‘’Maka Lakukan Sebuah Hotel’’. (Rosidi)

Comments