Halalbihalal IKAQ
KH. Noor Halim Ma’ruf : Alumni Qudsiyyah Jangan Lupa Asal-Usulnya

0
465
Suasana Halalbilhalal IKAQ yang diisi dengan talk show Online,Ahad (31/5/2020) malam

KUDUS,Suaranahdliyin.com – Sebagai lembaga pendidikan yang berusia 104 tahun, alumni Qudsiyyah sudah tersebar di berbagai bidang dan bahkan di berbagai Negara. Ketersebaran alumni ini menunjukkan bahwa profil alumni memiliki kapabilitas dan akseptabilitas di berbagai lapisan masyarakat.

Hal ini mengemuka dalam Talk Show Alumni Qudsiyyah bertajuk “Maksimalisasi Peran Alumni Pasca Satu Abad Qudsiyyah” yang diselenggarakan secara daring melalui channel Qudsiyyah TV pada Ahad (31/6/2020) malam. Talk Show yang dikemas Halalbihalal virtual yang diselenggarakan Ikatan Alumni Qudsiyyah (IKAQ) ini, Al Mudirul ‘Am KH. Noor Halim dan Ketua Yayasan Pendidikan Islam Qudsiyyah K.H. Em. Nadjib Hassan, memberikan mauidhoh hasanah serta sambutan mewakili sesepuh madrasah.

K.H. Noor Halim Ma’ruf mengatakan alumni Qudsiyyah sudah banyak yang ahli di berbagai bidang, ada yang menjadi guru besar, dosen, dan bidang-bidang lainnya. “Walau demikian, para alumni diharapkan tidak lupa asal usulnya. Atau dalam bahasa jawanya, ojo lali weton,” ungkap Mbah Halim, sapaan akrab beliau.

Sementara KH. Em. Nadjib Hassan menjelaskan bahwa usia yang mencapai 1 abad lebih harus membuat Qudsiyyah terus berinovasi dan menjawab kebutuhan masyarakat salah satunya dengan menghadirkan Qudsiyyah putri, lembaga yang hadir pasca peringatan 1 abad Qudsiyyah lalu.

“Kemajuan ini bukanlah hasil dari jerih payah kami, melainkan berkah dari muassis madrasah Qudsiyyah yaitu KHR. Asnawi. Kami punya keyakinan bahwa beliau punya peran besar dalam membangun Qudsiyyah,” tutur pak Najib.

Talk Show ini menghadirkan alumni lintas generasi dan lintas Negara mulai dari Prof. Dr. H. Abdurrahman Mas’ud, M.A., Ph.D (IKAQ Jabodetabek), H. M. Nurhasyim Subadi, LC, MA (IKAQ Belanda), H. M. Zuhal A. Latif, LC, MA (IKAQ Singapura), Dr. Habib M. Chaedar Al Yahya, LC, MA (IKAQ Malaysia), M. Rikza Chamami, M.S.I (IKAQ Semarang) dan M. Zainal Anwar, M.S.I (IKAQ Solo raya dan Yogyakarta). Diskusi ini juga dihadiri Dr. H. Ihsan (Ketua Umum IKAQ) dan Dr. Abdul Jalil (Sekretaris Umum IKAQ) dengan moderator H. Saiful Anas, S.H.I.(adb/rid)

Comments