Ini “Oleh-oleh” yang Dibawa Pulang Jamaah Maulid

0
169
KH.Ahmad Nadlif Abdul Mujib

KUDUS, Suaranahdliyin.com – Dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Persatuan Remaja Masjid Nurul Ihsan (PRMNI), Persatuan Remaja Putri Nurul Ihsan (PRPNI) dukuh Kauman Kedungdowo bekerjasama Pimpinan Anak Cabang GP. Ansor Kecamatan Kaliwungu mengadakan pengajian Umum, Ahad malam(2/12/2018)

Pengajian yang bertempat di halaman Masjid Nurul Ihsan Kedungdowo Kaliwungu ini menghadirkan dai yang juga instruktur Nasional PP GP Ansor KH. Ahmad Nadhif Abdul Mujib (Pati).

Pada kesempatan itu, kiai muda yang biasa disapa Gus Nadhif ini menjelaskan “oleh-oleh” yang dibawa jamaah saat pulang dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Gus Nadlif menerangkan setiap jamaah akan mendapat empat “oleh-oleh” dari Maulid Nabi. Pertama, jamaah pengajian maulid akan dikelilingi malaikat. Ketika sudah mengelilingi jamaah, malaikat memintakan ampunan untuk mereka yang hadir dalam pengajian.

“Kedua,  jamaah pengajian akan di-‘krungkebi’ oleh rahmat Allah. Karena dengan mendapatkan rahmah, lebih mudah masuk surga.”terangnya.

“Oleh-oleh” ketiga, lanjut dia, pengajian maulid akan menjadikan hati lebih tentram.Yang terakhir, jamaah menjadi ummat kebanggaan.

“Dalam maulid, minimal memuat sejarah nabi dan keistimewaan doa. Karena doa adalah ibadah yang paling utama.”tandasnya.

Gus Nadhif mengutarakan tidak semua sunnah Nabi harus diikuti. Bahkan ada sunnah yang haram apabila diikuti seperti nikah 9 kali, mewajibkan sholat tahajud.

”Jadi, untuk mengikuti Nabi harus tahu caranya,”jelasnya.(luh/adb)

Comments