Success Story
H. Koko, Menjaga Kepercayaan

0
463
H. Koko bersama dagangannya di Kios Pasar Kliwon

KUDUS,Suaranahdliyin.com – H.Ubaidillah Andoko bukanlah sosok asing di kota Kudus. Di kalangan aktivis organisasi NU dan pasar Kliwon Kudus, sudah cukup familiar dan terkenal,

Sikapnya yang santai dan supel, menjadikan pria yang akrab disapa H. Koko ini mudah bergaul semua kalangan. Selain hobi organisasi, ia termasuk salah satu orang sukses menjalankan usaha jualan pakaian di Pasar Kliwon.

“Kuncinya adalah menjaga kepercayaan dari orang lain,”ujarnya kepada Suaranahdliyin.com, pekan lalu.

Di sela-sela menjaga kiosnya di Komplek Pasar Kliwon No. 5 blok- C Kudus, ia menuturkan perjuangannya dalam membuka usaha dua belas tahun yang lalu. Diceritakan, sejak mengawali usaha tahun 2008, ia tidak memiliki modal apapun.

“Hanya tekad dan niat yang menjadi pemacu untuk memulainya,”tuturnya.

Menurut penuturannya, waktu itu dirinya ikut seseorang teman pergi kulakan barang di Jakarta. Kepada pemilik toko (tempat kulakan) itu, H. Koko mengutarakan keinginan untuk berjualan tetapi terkendala modal.

Ungkapannya itu, mendapat respon baik dari pemilik toko di Jakarta tersebut. H. Koko mendapat pinjaman berupa barang dagangan yang diinginkan.

“Jadi, jangan takut membuka usaha walau tak punya modal,”imbuh pemilik kios Evika Jaya ini.

Dari situ, H. Koko sangat telaten menjalankan usahanya menjadi berkembang hingga kini. Dalam urusan bisnis dengan orang lain, katanya, harus bisa mengelola hubungan sebaik-baiknya dengan menjaga kepercayaan dari orang lain.

“Jangan sampai suloyo, biar usaha kita masih tetap bertahan dan bisa berkembang,”tandasnya.

Disamping sibuk di Pasar Kliwon, kesehariannya juga aktif di berbagai organisasi. Sejumlah amanah ia emban. Selain sekretaris Himpunan Pedagang pasar Kliwon (HPPK) Kudus, juga menjadi wakil bendahara PC GP Ansor Kudus dan wakil bendahara Masjid Agung Kudus.

Tidak hanya itu, H. Koko juga seorang seniman teater yang memiliki jiwa sosial tinggi. Bersama temen aktivis lainnya, mereka membuka Rumah Yatim “Sahabat” di desa Karangmalang Gebog Kudus sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yatim dan yatim piatu.

“Setiap tahun, Rumah Yatim menjalankan program pendidikan dan santunan untuk anak yatim dan yatim piatu di Kudus.”jelasnya

Sekarang ini, H. Koko hidup bahagia bersama istri Hj. Evi dan ketiga anaknya. Masing-masing dua putra bernama Sabara dan Daffa serta seorang putri, Syahna. Mereka tinggal di Jalan P.Puger Demaan Kudus. (adb/ros).

Comments