Gus Mus Jelaskan Dua Jenis Doa

0
184
Gus Mus

JEPARA,Suaranahdliyin.com – Mustasyar PBNU KH. Musthofa Bisri menyampaiakan mauidhah hasanah dalam  pengajian umum memperingati memperingati Haul Mbah Muhammad Arif yang bertempat di halaman Masjid Jamik Muhammad Arif Dukuh Sendang Sari RW.01 Desa Banjaran Jepara, Rabu (12/9/2018) kemarin. Pada kesempatan itu, Gus Mus menjelaskan tentang macam doa.

Gus Mus mengatakan jenis doa ada dua macam. Pertama, doa yang isinya ijazah dari Ulama. Pengamal doa meski tak paham maksud doa tersebut tetap mendapat ganjaran, pahala dari Allah.

“Anda dapat ijazah dari Gus Hayatun terus diamalkan berarti dapatganjaran walaupun tidak tahu artinya.”

Jenis doa yang kedua lanjut pengasuh pesantren Raudlatut Thalibin Leteh, Rembang ini, doa yang isinya meminta, dikabulkan Allah plus dapat pahala. Makanya seperti guyonan dia, “donga kula saiki madhi (doa saya sekarang diijabahi).”

Saking “diijabahnya” sehingga KH Hayatun Abdullah Hadziq, Ketua PCNU Jepara yang turut hadir dalam pengajian tidak berkenan memimpin doa usai pengajian selesai. Sebagaimana yang kerap dikemukakan Gus Mus saat mengisi ceramah dalam forum pengajian dan majelis taklim, doa kiai multitalent itu membaca surat al-fatihah.

“Pada ayat iyyakana’budu waiyyakanastain dibaca 11 kali sembari membatin permintaan apa yang hendak diminta. Tidak perlu banyak tanya kenapa 11 kali,” jelasnya lagi.

Ngaji bersama Gus Mus yang berlangsung gayeng dari pukul 13.30 – 15.30 ini menambahkan, permintaan yang dipanjatkan kepada Allah hendaknya yang paling dibutuhkan. Misalnya agar segera dapat menantu, bisa membayar utang, bisa membangun rumah dan lainya.

“Saat membatin doanya jangan sampai temannya tahu. Dan harus yakin yang diminta pasti dikabulkan,” lanjutnya disambut tawa jamaah.

Diakhir penuturan sebelum Gus Mus mengakhiri ceramahnya, jika doa yang dipanjatkan tidak dikabulkan Allah masih menurutnya ada 2 kemungkinan. Kemungkinan pertama sambung Mustasyar PBNU ini lantaran “tidak begitu yakin” dengan Gus Mus.

Adapun kemungkinan kedua,”Gusti Allah lebih tahu apa yang lebih manfaat yang akan diberikan untuk orang yang berdoa.”

Pengajian yang dibarengkan dengan peringatan tahun baru hijriyah 1440 itu juga dimeriahkan penampilan grup rebana Polwan Polres Jepara “Esthi Bakti Warapsari.”(ip/adb)

Comments