Gus Baha: Perdebatan Soal Tawassul Sudah Final

0
468
Gus Baha saat menyampaikan tausiyah

PATI, Suaranahdliyin.com – Rais Syuriyah PBNU KH. Ahmad Baha’uddin Nur Salim (Gus Baha) mengatakan, bahwa perdebatan mengenai tawassul seharusnya sudah final dan tidak perlu lagi ada.

Demikian disampaikan dalam Haul ke-7 Masyayikh Perguruan Islam Matholi’ul Falah (PIM) Kajen, Pati, Senin (13/07/2020). “Jadi berdebat soal wasilah, mendoakan orang yang sudah meninggal itu mestinya sudah final,” ujarnya.

Keterangan mengenai hal itu, menurut Gus Baha, sebagaimana dicontohkan oleh pengarang Kitab Ar-Risalah Al-Qusyairiyah, yakni Imam Qusyairi, yang menuliskan kitabnya dilandaskan pada wasilah para ulama terdahulu.

“Dalil pengarang kitab tersebut yaitu Ihdinashshiratal Mustaqim, sirathalladzina an’amta ‘alaihim. Yaitu karena Allah ketika menjelaskan kesalehan itu meniru mereka, meniru orang saleh yang telah diberi nikmat,” jelas Gus Baha.

Lebih lanjut Gus Baha menyampaikan tausiyah melalui live streaming tersebut, kita tidak mungkin meniru Allah yang tidak menikah, tidak makan, tidak minum dan tidak sama dengan kita. Maka, keterangan yang ada dalam QS. Al-Fatihah : 7 itu sudah jelas, bahwa kita harus meniru orang-orang terdahulu. (rid, gie, mail, ros/ adb, luh)

Comments