Guru Dibekali Wawasan Perkuat Kebangsaan dan Moderasi Islam

0
66
Seminar dalam rangka memperkuat wawasan kebangsaan dan pemahaman moderasi Islam untuk para guru madrasah

JAKARTA, Suaranahdliyin.com – Menjelang peringatan Hari Guru Nasional (HGN), 25 November mendatang, Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, menyelenggarakan seminar dalam rangka memperkuat wawasan kebangsaan dan pemahaman moderasi Islam untuk para guru madrasah.

Seminar dilangsungkan di Islamic Center Kota Bekasi, Jawa Barat pada Jumat (9/11) malam hingga Ahad (11/11) dengan menyelenggarakan kegiatan jalan sehat sekitar 12.000 guru madrasah bersama Menteri Agama, H. Lukman Hakim Saifuddin. Puncak HGN akan digelar di Surabaya, 26 November mendatang.

Menurut Kasubbag TU Direktorat GTK Madrasah, M. Sidik Sisdiyanto, pemahaman wawasan kebangsaan dan moderasi Islam merupakan bekal penting bagi para guru dengan harapan dapat mencetak generasi yang memiliki pemahaman agama yang moderat.

“Apapun mata pelajaran yang diampu guru di madrasah, memberikan pemahaman agama yang moderat, ramah, dan menghargai sesama merupakan upaya menyiapkan dan memperkuat generasi bangsa untuk mencintai tanah airnya,” kata Sidik saat membuka seminar tersebut.

Dalam pandangannya, pemahaman agama yang baik dan benar serta berakhlak, merupakan bagian dari program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), khususnya untuk peserta didik di madrasah. ‘’Akhlak mulia tidak hanya diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, melainkan harus ditanamkan sejak dalam pikiran, sehingga virus radikalisme tidak tumbuh subur,’’ tegasnya.

Khoirul Anwar, narasumber dari GP. Ansor, mengutarakan, bahwa virus radikalisme agama terbukti telah menghancurkan sejumlah negara di Timur Tengah, dan menjadi salah stau penyebab timbulnya perang saudara.

“Propaganda radikalisme dengan bungkus agama, terus digelindingkan. Akhirnya, perang saudara berkecamuk. Saya tidak bermaksud khawatir berlebihan. Mending khawatir dari sekarang, ketimbang menyesal lantaran negara hancur pada akhirnya,” paparnya. (rls, ros, gie, rid, mail/ adb, lam, luh)

Comments